Avtur dan Dolar Melonjak, Tarif Umrah Bisa Naik 15-20 Persen
Spv Teras Umroh TMB Tour and Travel, Agus Imam syafii. -APRIDISTA SITI RAMDHANI-RADARCIREBON.COM
CIREBON, RADARCIREBON.COM - Kenaikan harga minyak dunia serta ketegangan geopolitik berimbas pada kenaikan harga avtur global.
Hal ini memicu adanya kenaikan biaya umrah. TMB Tour and Travel salah satunya berencana akan mengkaji biaya umrah.
Spv Teras Umroh TMB Tour and Travel, Agus Imam syafii menuturkan kenaikan harga avtur global dan dan kenaikan harga dolar turut memicu kenaikan biaya umrah.
BACA JUGA:Miris! 36 Jamaah Umrah Cirebon Terlantar 3 Hari di Bandara, Owner Travel Dilaporkan ke Polresta
Jika hal ini terus terjadi maka tidak menutup kemungkinan kenaikan biaya umrah akan terjadi sekitar 15 hingga 20 persen.
"TMB sendiri sudah merilis harga paket umrah dari Juni sampai November di tahun ini, harga masih normal tak ada kenaikan," ungkapnya.
Biaya paket umrah yang ditawarkan saat ini masih normal dengan paket umroh reguler mulai dari Rp31,5juta.
Paket tersebut merupaka paket lengkap sudah termasuk pembuatan paspor, perlengkapan, handling, perjalanan dari Cirebon ke Bandara Soerkarno Hatta, makan, hotel, dan lainnya.
Pihaknya memastikan harga ini tidak akan berubah sampai keberangkatan hingga Agustus 2026.
"Sudah ter-booking hingga Agustus, kami memastikan tidak ada perubahan harga karna kami sudah melakukan pemesanan di awal, harga masih normal," jelasnya.
Meski begitu, pihaknya mengaku terus mengikuti perkembangan harga dolar dan avtur.
Apabila kondisi ini tidak kian menunjukkan arah yang lebih baik maka bisa dilakukan pengkajian ulang biaya umrah.
"Kami terus melihat perkembangannya dan akan mengkaji perubahan harga jika harga tidak kian turun," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: reportase

