BGN Bongkar Celah Pengadaan MBG, Sistem Belanja Baru Bakal Dibuat Begini
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, sistem belanja yang baru akan mengadopsi konsep Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah).-Dok. Disway-
RADARCIREBON.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) tengah menyiapkan sistem baru untuk belanja bahan pangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sistem ini dirancang untuk membenahi rantai pasok sekaligus mempersempit celah kecurangan dalam pengadaan bahan makanan.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, sistem belanja tersebut akan mengadopsi konsep Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) yang digunakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Melalui sistem yang terintegrasi, BGN ingin membuat proses pengadaan bahan pangan lebih transparan.
BACA JUGA:Hampir Rp700 Juta Raib, Korban Dugaan Penipuan Suplai MBG Majalengka Minta Kasus Diusut
Dengan begitu, potensi praktik seperti permintaan kickback, permainan harga, hingga manipulasi kualitas bahan dapat dicegah.
"Jadi belanjanya itu menggunakan sistem sehingga tidak ada lagi hanky-panky, tidak ada lagi minta kickback, tidak ada lagi beli kualitasnya jelek tapi diaku tinggi, diaku bagus supaya dia ambil untung dan lain sebagainya," kata Sudaryono dalam rapat dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.
BGN Siapkan Sistem Belanja MBG
Sudaryono mengatakan BGN masih mengkaji rancangan sistem tersebut. BGN membutuhkan waktu sekitar tiga minggu hingga satu bulan untuk mematangkan mekanisme pengadaan bahan pangan.
BACA JUGA:Info Pesawat Jatuh di Bode Plumbon Cirebon Bikin Geger, Diskominfo: Hoax!
BACA JUGA:Operasi SAR 10 Hari Dihentikan, Rombongan Jurnalis KM Arupadatu I Belum Ditemukan
Dalam tahap awal, BGN akan memberikan perhatian khusus terhadap tujuh komoditas pangan utama.
Tujuh Komoditas Prioritas BGN
Berikut tujuh bahan pangan yang masuk dalam prioritas pengadaan:
- Beras
- Minyak goreng
- Ayam
- Telur
- Daging
- Ikan
- Susu
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

