Daya Motor

Waspada! Situs Palsu iPhone 18 Bertebaran, Data Pribadi Ikut Jadi Incaran!

Waspada! Situs Palsu iPhone 18 Bertebaran, Data Pribadi Ikut Jadi Incaran!

Calon pembeli iPhone 18 perlu waspada adanya website penipuan- -radarcirebon.com

RADARCIREBON.COM - Antusiasme terhadap peluncuran iPhone 18 ternyata tidak hanya dimanfaatkan oleh konsumen dan penjual resmi.

Perusahaan keamanan siber, Kaspersky, menemukan sejumlah situs web palsu yang memanfaatkan hype iPhone 18 untuk menjerat calon pembeli.

Situs-situs tersebut menawarkan perangkat dengan harga menarik, bahkan salah satunya memberikan klaim diskon hingga 25 persen.

Di balik penawaran tersebut, calon korban justru diminta memberikan data pribadi dan informasi pembayaran yang berpotensi disalahgunakan.

BACA JUGA:Track Record Pertemuan Timnas Indonesia vs Singapura, Garuda Bisa Menang di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026!

Tawarkan iPhone 18 dengan Diskon 25 Persen

Kaspersky menemukan situs palsu dalam sejumlah bahasa, termasuk Inggris, Portugis, Arab, dan Rusia. Salah satu situs berbahasa Inggris menawarkan iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max dengan potongan harga hingga 25 persen.

Untuk membuat penawarannya terlihat meyakinkan, situs tersebut menampilkan informasi teknis perangkat dan menggunakan tampilan yang menyerupai toko resmi Apple. Calon pembeli juga ditawari pembayaran menggunakan Bitcoin.

Namun, perangkat yang ditawarkan sebenarnya tidak tersedia. Artinya, calon pembeli berisiko kehilangan uang setelah melakukan pembayaran, sementara data yang sudah dimasukkan ke situs juga dapat jatuh ke tangan penipu.

Ada Situs yang Tawarkan Pre-Order iPhone 18 Pro

Modus lain ditemukan pada situs berbahasa Portugis yang diduga menyasar pengguna di Brasil. Situs tersebut menawarkan pre-order iPhone 18 Pro dengan harga dalam mata uang real Brasil.

BACA JUGA:Dapat Refresh Rate Layar 120Hz! Simak Rekomendasi HP Android 2 Jutaan Terbaru dan Terbaik Saat Ini

Pengunjung dapat memilih warna dan kapasitas penyimpanan. Namun, Kaspersky menemukan bahwa beberapa pilihan warna yang ditampilkan berbeda dari warna yang diumumkan secara resmi saat peluncuran.

Situs tersebut juga menggunakan skema pembayaran yang dibuat seolah-olah lebih aman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait