Ingin Panen Umbi Yakon yang Manis? Perhatikan 6 Hal Penting Ini
Yakon atau Smallanthus sonchifolius berasal dari kawasan Pegunungan Andes di Amerika Selatan. -Damir Mijailovic -pexels.com
RADARCIREBON.COM – Tanaman yakon bisa menjadi pilihan menarik bagi pekebun yang ingin membudidayakan Tanaman umbi dengan rasa manis dan tekstur renyah.
Namun, hasil panen yang sehat tidak cukup hanya mengandalkan penyiraman dan pemupukan.
Kondisi tanah, pengaturan air, keseimbangan nutrisi, hingga penanganan setelah panen turut menentukan kualitas umbi yakon dan risiko pembusukan.
Yakon atau Smallanthus sonchifolius berasal dari kawasan Pegunungan Andes di Amerika Selatan.
BACA JUGA:Mengapa Mobil Masa Kini Butuh BBM RON 92 ke Atas? Ini Penjelasan Teknisnya
BACA JUGA:Taurus hingga Libra! 5 Zodiak Ini Dikaitkan dengan Peluang Rezeki Pertengahan Oktober 2026
Tanaman dari keluarga Asteraceae ini menghasilkan umbi yang mengandung berbagai jenis gula, termasuk fruktosa, glukosa, sukrosa, serta fruktooligosakarida (FOS).
Agar tanaman tumbuh optimal dan menghasilkan umbi berkualitas, ada beberapa langkah perawatan yang perlu diperhatikan, mulai dari persiapan media tanam hingga penyimpanan hasil panen.
1. Gunakan Tanah Gembur dengan Drainase yang Baik
Salah satu faktor penting dalam merawat tanaman yakon adalah kondisi tanah.
BACA JUGA:Dugaan Bullying Siswa SMP di Japara Kuningan, Polisi Siap Turun Tangan
BACA JUGA:Pasangan Zodiak yang Diprediksi Makin Harmonis, Siapa yang Paling Cocok?
Tanah yang gembur memberikan ruang bagi akar dan umbi untuk berkembang, sedangkan drainase yang baik membantu mencegah genangan air di sekitar perakaran.
Tanah yang terus-menerus basah dapat meningkatkan risiko gangguan akar dan pembusukan umbi, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung pertumbuhan patogen. Karena itu, pilih lahan yang tidak mudah tergenang air.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
