Sarimah sebagai pendiri PPS kembali mempercayakan dan menunjuk Dapur Mami untuk ke-4 kalinya.
“Kami harap apa yang bisa kami berikan ini bisa mengukir senyuman, menghibur dan memberi semangat untuk terus belajar dan meraih prestasi, walaupun anak-anak masih sekolah dari asrama ataupun rumah karena masa pandemi ini,” ungkapnya.
Adapun pembagian 1.000 paket nasi dan bingkisan ini dibagi menjadi 5 kali Jumat dari tanggal 16, 23, 30 Oktober, serta 6 dan 13 November 2020.
Sementara itu, Pemilik Catering Dapur Mami, Feny mengungkapkan setiap Jumat, Dapur Mami dan tim mendatangi panti asuhan yang berbeda.
Selama 3 tahun berturut-turut ada sekitar 150 anak yang terlibat dalam program PPS ini. Tahun ini mencapai 1.000 Anak Yatim duafa di Cirebon yang terbagi.
“Terima kasih Project Pencil atas kepercayaannya dan telah menunjuk kembali kota kami, Cirebon, berbagi kebahagiaan di sini, khususnya pada anak-anak yatim piatu dan duafa di Cirebon,” jelasnya.
Ucapan terima kasih dan doa pun diberikan oleh anak-anak dan pengurus panti asuhan untuk PPS dan para donatur Singapura. “Mari selalu lakukan kebaikan,” pungkasnya. (apr/opl)