Anak-anakku generasi penerus bangsa Indonesia, pulanglah kamu ke lubuk hatimu masing-masing. Tinggal dan beribadahlah di rumah untuk menghindari penyakit covid-19 yang sangat berbahaya ini, yang bisa merenggut nyawamu atau orang-orang yang kamu cintai sewaktu-waktu.
Hentikan keluar rumah, turun ke jalan, mengamuk melampiaskan emosi, yang sebenarnya tidak ada gunanya bagi kamu semua. Jangan sampai terperangah oleh provokasi siapapun. Berhentilah berbuat yang merusak nasibmu sendiri, menggelapkan masa depan anak-anak dan keturunanmu sendiri.
Mari kita berdoa, semoga Tuhan YME memberikan petunjukNya kepada kita, sebagaimana yang diberikan kepada mereka yang telah memperoleh petunjuk, sehingga negara mereka kini maju sebagai bangsa adidaya di dunia. Yang kita harap-harapkan adalah mendapat ridho, perlindungan dan kasih sayang.
*Jenderal TNI (Purn) Prof Dr AM Hendropriyono, Guru Besar Intelijen, mantan Kepala BIN.
Sesuai dengan tulisan Bapak AM Hendropriyono, memang tidak ada pernyataan \"…jutaan orang akan turun ke jalan…\"
Oleh karena itu, menindaklanjuti surat somasi tersebut, radarcirebon.com menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada Bapak AM Hendropriyono melalui tulisan ini.
Sesuai dengan tuntutan nomor 6 pada surat Somasi I nomor 260/HP&A/XII/2020 tanggal 17 Desember 2020, yang diterima redaksi radarcirebon.com pada tanggal 19 Desember 2020, redaksi telah melakukan tindak lanjut sebagai berikut:
- Mencabut artikel yang mengandung kesalahan pada Sabtu, 19 Desember 2020.
- Memuat artikel permohonan maaf ini, hari Sabtu 19 Desember 2020, sebagai bentuk permohonan maaf kepada Bapak AM Hendropriyono.
Atas terbitnya artikel ini, sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kepada Bapak AM Hendropriyono dan kepada pembaca radarcirebon.com