MAJALENGKA - Warga lingkungan Kaputihan dan Pasir Asih, Kelurahan Majalengka Wetan, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, memprotes keberadaan tower perusahaan seluler yang ada di lingkungannya. Keberadaan tower yang ada sejak tahun 2002 tersebut dinilai telah menimbulkan rasa waswas dan khawatir warga sekitar yang lokasinya berdekatan langsung dan proses pendiriannya dinilai tidak sesuai prosedur yang benar. Warga lingkungan Kaputihan, Ade Barzhi Jaenudin SE MSi mengatakan, sejak tahun 2012 masyarakat Kaputihan dan Pasir Asih, Kelurahan Majalengka Wetan, memprotes keberadaan tower setinggi 70 meter tersebut. Protes warga terhadap keberadaan tower itu sudah dilayangkan secara resmi kepada pemerintah daerah melalui instansi terkait, namun sampai hari ini belum ada respons dari pemerintah daerah. “Pada bulan September 2012 masyarakat lingkungan Kaputihan dan Pasir Asih secara resmi telah melayangkan surat protes terhadap keberadaan tower yang telah meresahkan warga, karena telah menimbulkan rasa takut dan khawatir. Karena protes tersebut tidak mendapat tanggapan baik dari instansi terkait maupun bupati, maka bulan Juli ini masyarakat kembali melayangkan protes melalui surat resmi yang ditandatangani lebih dari 50 orang,” jelas Ade Barzhi kepada Radar, Selasa (30/7). Dikatakan Ade, saat ini masyarakat yang ada di lingkungan Kaputihan dan Pasir Asih sepakat menolak perpanjangan surat izin dan beroperasinya pembangunan tower perusahaan telepon seluler tersebut. Penolakan warga terhadap keberadaan tower tersebut dengan pertimbangan antara lain bangunan tower terletak di tengah-tengah pemukiman warga. Dan warga juga tidak mau menanggung risiko terkena dampak induksi/radiasi dan kemungkinan robohnya tower tersebut. “Selain itu warga masyarakat tidak nyaman di saat musim hujan yang disertai angin kencang dan petir menyambar, banyak warga yang merasakan adanya gangguan frekuensi televisi atau radio. Selain itu juga warga yang rumahnya dekat dengan bangunan tower sulit mendapatkan surat IMB dan sulit mendapatkan mitra dengan bank,” ujar Ade. Lanjut Ade, selain karena alasan-alasan tersebut, masyarakat juga tidak merasakan adanya perhatian dari pihak pemilik tower, karena untuk bertemu saja dengan pengelolanya sulit. “Masyarakat yang ada di lingkungan Kaputihan dan Pasir Asih yang selama ini memprotes keberadaan tower, tidak merasa pernah diminta tanda tangan izin tetangga sebagai proses berdirinya tower. Padahal jika ada satu orang saja warga yang menolak dan tidak mau menandatangani izin lokasi untuk berdirinya sebuah bangunan, terlebih yang keberadaannya dapat mengganggu dan menimbulkan kecemasan, maka izin pendirian tersebut tidak akan keluar,” tandasnya. (eko)
Warga Kaputihan Minta Tutup Tower
Rabu 31-07-2013,13:48 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,03:58 WIB
6 Mobil Bekas Murah yang Layak Dibeli Sekarang, Nyaman untuk Touring, Irit BBM, Tangguh dan Ramah Kantong
Jumat 24-07-2026,04:16 WIB
Live Persib Bandung vs Arema FC Piala Presiden 2026: Laga Perdana Sang Juara, Debut Igor Tolic sebagai Coach
Jumat 24-07-2026,05:30 WIB
Mulai 50 Jutaan, Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas Layak Beli 2026, Jaringan Servis dan Sparepart Gampang Dicari
Jumat 24-07-2026,05:14 WIB
Daftar HP Mewah Oppo Terbaru 2026, Kamera Hasselblad dan Baterai Jumbo Jadi Andalan
Terkini
Jumat 24-07-2026,21:50 WIB
Shio Pembawa Hoki 25 Juli 2026 Akhir Bulan, Keuangan Melesat, Karier Bersinar, Rezeki Datang Bertubi-tubi
Jumat 24-07-2026,21:25 WIB
Prediksi Shio 25 Juli 2026 Hari Ini: Keberuntungan Besar Menghampiri 5 Shio, Cek Daftarnya
Jumat 24-07-2026,21:09 WIB
Ramalan Shio Pembawa Hoki Hari Ini,Ada 5 Shio yang Berpeluang Diprediksi Ketiban Peluang Emas
Jumat 24-07-2026,21:02 WIB
Prediksi Shio Pembawa Keberuntungan 25-26 Juli 2026, 5 Shio Ini Diprediksi Panen Rezeki di Akhir Pekan
Jumat 24-07-2026,21:02 WIB