\"Untuk tahun ini, sesajen kami menyajikan kepala kambing. Tahun-tahun sebelumnya kami sajikan kepala kerbau. Karena saat ini harga kerbau mahal jadi diganti kepala kambing. Selain itu, diancak ini kita juga sajikan berbagai macam sayur mayur, buah-buahan, berbagai jenis bubur dan makan jajanan ringan,\" ujar R Sugianto selaku Kebayan kepada radarcirebon.com sebelum nadran dimulai.
Sementara itu, Sofyan selaku ketua Rukun Nelayan (RN) Samadikun kepada radarcirebon.com mengatakan, melalui sedekah laut sebagai wujud sukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa, nelayan tetap bisa mendapat hasil ikan tangkapan yang melimpah dan diberikan keselamatan kerja di laut.
\"Dengan hasil tangkapan yang meningkat, sehingga bisa terus menyumbang PAD (Pendapatan Asli Daerah) untuk pembangunan Kota Cirebon,\" katanya.
Masih di tempat yang sama, Lurah Kesenden Ruliyanto menyebutkan, bahwa sedekah laut merupakan tradisi turun-temurun nelayan Samadikun Kelurahan Kesenden.
\"Alhamdulillah hari ini (25/6) para nelayan di Kelurahan Kesenden menyelenggarakan acara nadran atau sedekah laut yang diadakan dalam rangka wujud syukur nelayan kepada Allah SWT atas hasil laut yg telah didapat para nelayan. Wujud syukur ini diimplementasikan dengan pelarungan ancak (minatur perahu) di tengah laut Cirebon. Selain itu juga dalam rangka memelihara tradisi atau kearifan lokal masyarakat setempat dengan harapan hasil tangkapan ikan meningkat serta kesejahteraan meningkat. Kami pemerintah di tingkat kelurahan berkomitmen untuk membantu nelayan dalam rangka pemberdayaan serta peningkatan kesejahteraan nelayan,\" sebutnya. (rdh)
Baca juga:
- Azis Syamsuddin Ditangkap KPK, Begini Kronologis dan Nasib Karir Politiknya di Partai Golkar
- Penampakan Wakil Ketua DPR RI Jadi Tersangka KPK dan Pakai Rompi Oranye