KUNINGAN – Pesta demokrasi skup lebih kecil ternyata tidak menjamin mampu mendongkrak angka partisipasi. Ini terbukti pada even pilbup 15 September lalu, angka partisipasi pemilih mengalami penurunan. Bahkan dibandingkan dengan Pilgub Jabar, angka partisipasi Pilbup Kuningan lebih rendah. Dari sidang pleno KPU Jumat (20/9) diperoleh data bahwa angka partisipasi pemilih mencapai 63,99 persen atau sebanyak 534.682 suara. Lain halnya dengan pilgub Jabar yang belum lama ini diselenggarakan, angka partisipasi mencapai sekitar 65 persen. “Ini menunjukkan penurunan. Kalau tidak salah sebelum Pilgub Jabar, angka partisipasi pemilih masih 67 persen. Ketika Pilgub Jabar jadi 65 persen dan sekarang turun lagi jadi 63,99 persen,” sebut pemerhati social politik, Adi Rahmat Hidayat ST, kemarin (22/9). DPT (daftar pemilih tetap) pilbup Kuningan sendiri mencapai 835.619 orang. Dari pleno KPU, ada sebanyak 295.564 orang yang tidak menggunakan hak pilihnya. Jika diprosentasekan mencapai 35,37 persen. “Hal ini patut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh komisioner KPU. Apakah penurunan angka partisipasi itu akibat menurunnya etos kerja komisioner atau ada banyak faktor lain,” ucapnya. Dia tidak habis pikir, mestinya angka partisipasi pilbup jauh lebih tinggi dari Pilgub Jabar. Sebab jarak antara rakyat dengan calon pemimpinnya jauh lebih dekat ketimbang level Jabar. Oleh karenanya, KPU harus betul-betul serius dalam melakukan evaluasinya. Selain berbicara tentang angka partisipasi, Adi juga merasa heran melihat tingginya angka suara tak sah. Bahkan yang membuatnya terkejut, angka tersebut melebihi perolehan suara paslon nomor 4 Zaman. “Suara tak sah mencapai 20.372 atau 3,81 persen. Sedangkan perolehan suara Zaman mencapai 20.195 atau 3,78 persen. Saya kira ada yang aneh dengan besarnya angka tak sah ini,” tandasnya. Sementara itu, Ketua KPU Kuningan Endun Abdul Haq belum merespon konfirmasi Radar. (ded)
Angka Golput Meningkat
Senin 23-09-2013,15:23 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 22-09-2026,10:00 WIB
BREAKING NEWS: Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel di Kota Cirebon Ditangkap di Pangandaran
Selasa 22-09-2026,14:14 WIB
Pembunuhan di Hotel Cirebon: S Cemburu Lihat Mantan Istri Video Call Pria Lain
Selasa 22-09-2026,05:02 WIB
Diblokir Jurgen Klopp, Laurin Ulrich Gagal Jadi Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Kloter Kedua 2026
Selasa 22-09-2026,05:02 WIB
Kasus Penyakit di RS Sumber Waras Cirebon Naik Hampir 50 Persen, Ini yang Dominan
Selasa 22-09-2026,05:13 WIB
5 Tanaman Hias yang Cocok Disiram Kopi, Suka Tanah Asam, Kaya Organik dan Bisa Tumbuh Lebih Optimal
Terkini
Selasa 22-09-2026,21:02 WIB
Pajak Warga Jabar Biayai Pendidikan, Hampir 1 Juta Siswa Dapat Bantuan
Selasa 22-09-2026,20:28 WIB
Trilogi Mama KH Syaerozie Diluncurkan di Babakan, Jejak Sang Guru Diabadikan dalam Tiga Buku
Selasa 22-09-2026,19:59 WIB
Kasus Dosen Pinjam Uang Mahasiswa, Pelaku Minta Maaf, Bantah Terlibat Judol
Selasa 22-09-2026,19:59 WIB
Dosen UIN Siber Cirebon Minta Maaf soal Dugaan Pinjam Uang ke Mahasiswa, Siap Terima Sanksi
Selasa 22-09-2026,19:32 WIB