JAKARTA - Kepastian siapa Kapolri penerus Jenderal Timur Pradopo ditentukan hari ini. Komisi III DPR mengagendakan fit and proper test bagi calon tunggal Kapolri Komjen Sutarman pagi ini. Kemarin, sehari sebelum uji kepatutan dan kelayakan itu dilaksanakan, Komisi III DPR melakukan pertemuan dengan PPATK dan Kompolnas terkait kekayaan yang dimiliki Sutarman. Rapat tertutup sekitar dua jam itu membahas kredibilitas Sutarman sebagai calon Kapolri. Banyak hal yang dibahas. Salah satunya, rekening bank Sutarman. PPATK menyatakan, sejak 2008 Sutarman tidak lagi memiliki rekening di bank manapun. Ditemui setelah rapat, Ketua PPATK M. Yusuf menyatakan bahwa Sutarman pernah memiliki empat rekening bank. “Tapi, sudah ditutup semua pada 2008,” terangnya di kompleks parlemen Jakarta kemarin (16/10). Itu berarti kali terakhir Sutarman memiliki rekening bank saat dia menjabat Kapolda Kepulauan Riau dengan pangkat brigjen. Yusuf menjelaskan, sebelum ditutup, isi rekening Sutarman secara keseluruhan berada di kisaran ratusan juta rupiah. Sementara PPATK menyatakan seluruh rekening tersebut clear. Tidak ada transaksi mencurigakan di rekening tersebut sampai alumnus Akpol 1981 itu menutupnya. Menurut Yusuf, Sutarman tergolong aktif menindaklanjuti temuan PPATK soal rekening mencurigakan. Beberapa kasus, antara lain transaksi fantastis Aiptu Labora Sitorus, kasus judi online yang berakhir dengan pembekuan 100 rekening, dan kasus kredit fiktif Bank Jatim oleh Yudi Setiawan, menjadi buktinya. Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo menyatakan, persoalan rekening itu akan ditanyakan lebih jauh dalam fit and proper test hari ini. “Pertanyaan kami kemudian adalah di mana Pak Tarman menerima gaji. Artinya, kan cash (tunai),” ujarnya. Institusi Polri, ucap Bamsoet -panggilan Bambang Soesatyo- memang mengizinkan anggotanya mengambil gaji secara tunai. Sutarman pun berhak membuka dan menutup rekeningnya kapan saja karena tidak ada peraturan perundangan yang membatasi. Apakah hal tersebut janggal untuk seorang Kabareskrim, Bamsoet memilih berpikir positif. “Dugaan saya, dia menjaga dirinya demikian luar biasa sehingga sengaja tidak buka rekening,” lanjut politikus asal Partai Golkar itu. Ketua Komisi III DPR Pieter C. Zulkifli Simabuea menyatakan, pihaknya berupaya menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai Sutarman. Itulah alasan utama pihaknya mengundang Kompolnas. Menurut Pieter, Komisi III DPR ingin tahu lebih jauh rekam jejak Sutarman selama berkarir di korps Bhayangkara. “Bagaimana rekam jejak beliau semasa menjabat dari Kapoltabes sampai Kapolda dan lain-lain. Salah satunya, tentang sikap gaya kepemimpinan,” ujarnya. Komisi III DPR juga menggali info dari sumber yang lain. Tidak hanya gaya kepemimpinan, namun juga ketegasan dan beberapa faktor lainnya. Karena itu, fit and proper test hari ini akan menjadi momen untuk mengorek habis-habisan siapa Sutarman. Anggota Kompolnas M. Nasser mengatakan, dalam rapat tersebut pihaknya mengungkapkan satu penilaian buruk soal Sutarman. Yakni, loyalitasnya. Loyalitas Sutarman kepada pimpinan dinilai berlebihan dan bisa berdampak buruk. “Bagaimanapun, kepentingan bangsa lebih utama daripada institusi,” ucapnya. Selebihnya, penilaian Kompolnas cukup positif. Sutarman unggul di berbagai aspek kepemimpinan maupun kinerja. Lagi pula, lanjut Nasser, Sutarman merupakan satu di antara tujuh calon Kapolri yang direkomendasikan Kompolnas ke presiden. (byu/dyn/fat)
Sutarman Tidak Punya Rekening, Hari Ini Fit and Proper Test Calon Kapolri
Kamis 17-10-2013,12:53 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 12-03-2026,22:14 WIB
Puting Beliung Terjang 2 Desa di Suranenggala, Bupati Imron Pastikan Bantuan dan Perbaikan Sekolah
Kamis 12-03-2026,21:22 WIB
Kelme Rilis Jersey Terbaru Timnas Indonesia, Harga Mulai Rp749 Ribu
Jumat 13-03-2026,03:00 WIB
Tim Resmob Polres Cirebon Kota Kejar Komplotan Curanmor, Pelaku Kabur ke Area Tambak
Jumat 13-03-2026,15:11 WIB
4 Pelaku Curanmor di Cirebon Ditangkap Polisi, 2 Lainnya Kabur Tinggalkan Senjata dan Motor Curian
Kamis 12-03-2026,22:26 WIB
Polres Cirebon Kota Gelar Apel Operasi Ketupat Lodaya 2026, Siap Amankan Mudik dan Lebaran
Terkini
Jumat 13-03-2026,20:31 WIB
Ramai Investasi Emas Cicilan, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Jumat 13-03-2026,20:01 WIB
Polresta Cirebon Gelar GPM, 1.567 Warga Serbu Sembako Harga Terjangkau
Jumat 13-03-2026,19:32 WIB
KNPI Kabupaten Cirebon Gelar Dialog Ramadan, Bahas Peran Strategis Pemuda di Tengah Geopolitik Global
Jumat 13-03-2026,19:01 WIB
Mudik Lebaran 2026: BPBD Jabar Siapkan 82 Posko Bencana di Jalur Longsor dan Banjir
Jumat 13-03-2026,18:31 WIB