MAJALENGKA – Menghadapi rencana jadwal sidang pembacaan putusan perkara perselisihan hasil pemilihan umum daerah (PHPUD) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini (30/10), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka, sebagai tergugat tengah menyiapkan dua langkah upaya antisipasi. Ketua KPU Kabupaten Majalengka Supriatna SAg menjelaskan, meskipun putusan dari MK belum diketahui siapapun hingga dibacakannya putusan oleh majelis hakim MK, namun yang jelas pihaknya sudah siap untuk menjalankan dua langkah antisipasi tersebut. “Keputusannya nanti kita belum tahu seperti apa. Namun, yang jelas jika putusannya nanti menolak gugatan pemohon ataupun mengabulkan gugatan pemohon. Akan kita laksanakan salah satu dari dua kemungkinan putusan majelis hakim itu,” kata Supriatna, kemarin (29/10). Dia menyebutkan, jika kemungkinan yang terjadi adalah putusan hakim menolak gugatan pemohon dan tetap mengesahkan proses serta hasil Pemilihan Bupati/Wakil Bupati (Pilbup) Majalengka, maka pihaknya akan menempuh langkah ke tahapan berikutnya. Yakni, melaporkan hasil pilbup ini ke DPRD, serta kepada Mendagri melalui gubernur. “Kalau seandainya gugatan itu ditolak majelis hakim. Kita akan jadikan putusan ini sebagai salah satu lampiran dalam melaporkan proses serta hasil pilbup ini ke DPRD, kemudian ke Mendagri melalui gubernur, untuk mempersiapkan proses pelantikan calon terpilih,” ujarnya. Akan tetapi, sebaliknya jika kemungkinan terburuknya majelis hakim mengabulkan gugatan pemohon dan memerintahkan kepada KPU untuk menggelar pemungutan suara ulang. Maka pihaknya pun akan menghormati tunduk kepada keputusan majelis hakim MK ini. KPU pun, kata dia, tidak dapat melakukan upaya banding karena putusan ini merupakan keputusan tertinggi. Meski demikian, perlu dicermati pula seperti apa bentuk pemungutan suara ulang jika nanti diputuskan demikian. “Ya kalau diperintahkan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang, detailnya seperti apa. Apakah sebagian atau keseluruhan. Yang jelas, kalau diperintahkan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang, kita harus koordinasi dulu dengan pemerintah daerah dan DPRD, karena memang tidak ada anggaran untuk itu,” sebutnya. Meski demikian, pihaknya tetap optimis jika putusan majelis hakim MK ini akan menolak gugatan dari pemohon pasangan Calon Bupati Abah Encang-Calon Wakil Bupati Tio (Hati), serta tetap mengesahkan proses serta hasil Pilbup Majalengka yang telah diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Majalengka. “Kita tetap optimis jika putusan MK nanti tidak akan mengabulkan gugatan pemohon, karena kita sudah memberikan kesaksian yang sebaik-baiknya di hadapan majelis hakim pada saat sidang selama dua kali,” imbuhnya. (azs)
Siapkan Dua Langkah Antisipasi
Rabu 30-10-2013,14:09 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,18:33 WIB
Miris! 36 Jamaah Umrah Cirebon Terlantar 3 Hari di Bandara, Owner Travel Dilaporkan ke Polresta
Jumat 24-07-2026,17:46 WIB
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja Lengkap: Cek Jam Tayang dan Link Streaming di Sini
Jumat 24-07-2026,20:26 WIB
Persib Bandung Sumbang Pemain Terbanyak di Piala AFF 2026, Ini Pesan Tegas John Herdman untuk Pemain Lokal
Sabtu 25-07-2026,04:44 WIB
6 Pilihan Mobil Bekas di Bawah 100 Juta, Harga Ramah di Kantong, Bisa Diajak Touring dan Irit BBM
Sabtu 25-07-2026,04:18 WIB
Rekam Jejak Timnas Indonesia di Piala AFF: Waktunya Indonesia Juara Piala AFF 2026? Simak Persentasenya
Terkini
Sabtu 25-07-2026,17:12 WIB
Kecelakaan di Megu Cilik, Tabrakan Beruntun Empat Kendaraan, Dua Pemotor Terluka
Sabtu 25-07-2026,17:05 WIB
Gak Pake Mahal! Ini 7 Rekomendasi Laptop untuk Mahasiswa 2026, Cocok untuk Skripsi, Coding hingga Desain
Sabtu 25-07-2026,16:36 WIB
Cirebon Siap Gelar Festival Topeng Internasional 2026
Sabtu 25-07-2026,16:07 WIB
Ternyata Rp60-70 Jutaan Sudah Bisa Bawa Pulang Mobil Bekas Nyaman Irit, Cocok untuk Keluarga Maupun Harian
Sabtu 25-07-2026,15:34 WIB