Radarcirebon.com, PANGENAN-Para petani garam di Kabupaten Cirebon semringah. Pasalnya, harga garam saat ini mencapai Rp1.100/kg. Hal itu, sudah sangat menguntungkan para petani garam.
Salah seorang petani garam asal Pangenan, Ismail mengatakan, saat ini harga garam di tingkat petani sudah di atas Rp1000/kg tepatnya Rp1.100/kg. “Alhamdulillah, harga garam sekarang naik di atas seribu rupiah per kilogramnya sehingga sangat menguntungkan bagi petani garam,” ujar Ismail.
Diakui Ismail, para petani garam biasanya merugi karena harga garam berkisar di angka Rp300/kg. “Bahkan harga garam pernah anjlok hingga Rp100 per kilogram sehingga membuat petani menderita,” akunya.
Namun, dengan naiknya harga garam hingga Rp1.100/kg membuat para petani garam bisa bernafas lega dan mendapat untung banyak.
BACA JUGA:
- Kecelakaan di Setianegara Kuningan, Tabrak Truk Pasir, Pemotor Meninggal Dunia
- Hasil Pertandingan Manchester City Tadi Malam: Hajar Newcastle, Juara di Depan Mata
Diakuinya, dengan harga garam di angka Rp800/kg saja sudah bisa menguntungkan para petani garam. “Jangankan di atas seribu, harga delapan ratus saja sudah ada keuntungan buat kami petani garam,” ujarnya.
Menurut Ismail, melonjaknya harga garam hingga Rp1.100/kg karena stok garam semakin berkurang, mengingat belum ada lagi panen garam dikarenakan cuaca masih terjadi hujan.
Namun, kata Ismail, harga garam yang mencapai Rp1.100/kg bukan harga tertinggi garam yang sudah ada. “Kalau enggak salah, di tahun 2017, harga garam mencapai Rp2000 per kilogram sehingga kenaikan harga garam saat ini bukan harga tertinggi,” ujar Ismail. (den)
BACA JUGA:
- Dana Haji untuk Pembangunan IKN Nusantara? Kemenag Berkata Tegas
- Menag Minta Ikhlaskan Dana Haji untuk IKN, Kemenag Tegaskan Hoaks dan Fitnah