PKB Daun Salam

Kamis 19-05-2022,08:00 WIB
Reporter : Yuda Sanjaya
Editor : Yuda Sanjaya

Pesantren Bina Insan Mulia memang unik. Terutama kurikulumnya. Di tiap semester hanya mengajarkan tiga mata pelajaran. Membaca Quran, matematika, dan fisika. Lalu menghafal Quran, matematika, fisika.

 

Bahasa Arab (gaya Al-Azhar), matematika, fisika. Bahasa Inggris, matematika, fisika. Lalu ada semester khusus menghadapi ujian nasional. Satu semester lagi khusus menyiapkan diri masuk perguruan tinggi di luar negeri.

 

\"Saya bagian menyiapkan kader bangsa saja. Lewat Bina Insan Mulia ini,\" katanya. \"Saya akan dorong santri NU di mana saja untuk jadi caleg.  Bagi yang sangat potensial, justru akan saya bantu sampai finansialnya,\" ujar Kiai Jazuli.

 

Kiai Jazuli sudah melakukan itu di Pemilu yang lalu. \"Akan lebih serius di Pemilu yang akan datang,\" katanya.

 

Kiai Jazuli tidak suka warga NU hanya jadi pendorong mobil mogok. Di setiap pemilu. Dan kini kiai Jazuli sendiri yang tidak ingin partai warga NU ini menjadi mobil mogok. (dahlan iskan)

a

TERBIT lagi kaus oblong seri kedua: \"NU Kultural Wajib Ber-PKB, NU Struktural Sakkarepmu.\"

 

Yang memproduksi sama: Kiai \'\'kaos oblong\'\' Imam Jazuli. Ia kiai besar dari Cirebon.

 

Pengasuh pondok pesantren Bina Insan Mulia (Bima) yang terkenal itu. Yang kalau menerima tamu hampir selalu pakai kaus oblong putih. Digandengkan dengan bawahan sarung.

 

Tags :
Kategori :

Terkait