PKB Daun Salam

Kamis 19-05-2022,08:00 WIB
Reporter : Yuda Sanjaya
Editor : Yuda Sanjaya

 

\"Insya Allah tidak sampai  berpengaruh ke pesantren saya,\" ujar Kiai Jazuli. \"Yang penting PKB harus kuat. Harus bisa menjadi partai tiga terbesar,\" ujarnya.

 

\"Dengan demikian bisa mengusung calon presidennya sendiri. Bukan hanya melulu menunggu dilamar untuk jabatan wapres,\" tambahnya.

 

Pesantren Bima memang sudah besar. Bermutu tinggi. Orientasinya: lulusan Bima harus bisa diterima di universitas di luar negeri.

 

Tidak mudah bisa masuk pesantren Bima. \"Sekarang sudah harus inden dua tahun,\" kata Kiai Jazuli. Berarti sejak masih kelas 1 SMP (akhir) sudah harus membayar untuk bisa mendaftar masuk SMA Bima.

 

Tahun lalu sebanyak 86 lulusan Bima diterima di Al-Azhar. Dari tahun ke tahun jumlah itu terus meningkat. Kini, di pesantren itu, didirikan pula kelas VIP.

 

Yang ruang kelasnya ber-AC, gotakan (kamar tidur)-nya juga ber-AC. Ada fasilitas kolam renang. Ada acara nonton bioskop bersama. Kenapa begitu getol membesarkan PKB?

 

\"Saya tidak mau kita yang mayoritas ini hanya jadi daun salam. Setelah disesap rasanya, dibuang daunnya,\" katanya.

 

\"Jadi, siapa pun yang berusaha menggembosi PKB harus dilawan,\" tegasnya. \"Pada dasarnya mereka itu ingin merusak kekuatan politik NU,\" tambahnya.

Tags :
Kategori :

Terkait