MAJALENGKA – Peristiwa kebakaran Pasar Cigasong Kabupaten Majalengka pada Minggu malam (17/11) mengundang keprihatinan banyak pihak. Pemerintah sejatinya harus terus membangkitkan perhatian terhadap pasar tradisional. Salah satu pemilik kios, H Asep mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Majalengka melalui pihak terkait mestinya lebih mengawasi kondisi sarana dan prasarana pasar tersebut. Meski belum dipastikan penyebab dan mengacu kepada dugaan korsleting listrik, yang pasti selama usia pasar lebih dari 20 tahun itu belum pernah terjadi adanya kerusakan pada arus listrik yang menjadi fatal. “Kalau mengacu karena adanya kerusakan jaringan listrik di pasar, tentunya pihak terkait harus lebih mengawasi kondisi listrik di pasar ini. Karena sampai sekarang belum tahu penyebabnya dari hasil investigasi seperti apa,” katanya. H Asep sangat menyesalkan peristiwa kebarakan itu selalu terjadi di pasar tradisional. Pasalnya, selama ini belum pernah ada swalayan atau toko modern di Majalengka mengalami kebakaran. Di mana-mana pasti pasar tradisional. Lantas apakah pihak UPTD Pasar sudah mengawasinya sesuai aturan? Hal itu, kata Asep tentunya harus butuh keseriusan dan penanganan lebih dari Pemda Majalengka. “Besar kecilnya perhatian juga menjadi ukuran. Padahal pedagang mengklaim sudah ada koordinasi dan komunikasi dengan pihak pasar,” katanya. Dirinya juga mendesak kepada Pemda Majalengka untuk menjadi prioritas adanya perda perlindungan dan penataan pasar tradisional. Semua pihak harus memperhatikan pasar tradisional agar layak kunjung dan layak beli. Agar pasar tidak menjadi kumuh dan tergerus oleh toko-toko modern yang sudah menjamur saat ini. Adanya perda tersebut dinilai akan menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena pasar tradisional merupakan pusat ekonomi masyarakat kecil. “Pasar tradisional itu jangan hanya jadi objek sosialisasi momen politik. Seperti saat musim pilkada dimana para calon ramai-ramai mengunjungi, setelah itu malah lupa dan dibiarkan kumuh dan becek,” tegasnya. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Majalengka Jack Zakaria menegaskan, pemerintah harus bertanggungjawab terkait kebakaran yang menghanguskan 24 kios itu. Sebagai pasar yang berstatus sebagai pasar milik pemerintah daerah, sudah seharusnya pemerintah memberikan perhatian yang serius terhadap kondisi pasar. Karena ketika terjadi sesuatu bisa diantisipasi sedini mungkin, sehingga bisa meminimalisir angka kerugian. Jack mengaku, dirinya menyesalkan musibah kebakaran besar itu. Padahal, pasar tersebut berada di jantung kota Majalengka yang notabene dekat dengan pusat pemerintahan. “Ini juga sebagai bahan pembelajaran bagi institusi terkait, yang sudah lalai melakukan pembinaan kepada pasar. Terlebih Itu adalah pasar percontohan, karena letaknya ada di pusat kota. Tapi ternyata seperti itu, kios yang terbakar pun cukup banyak, 24 kios,” tandas politikus PAN itu. (ono)
Tata Ulang Pasar Tradisional
Kamis 21-11-2013,13:25 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 19-09-2026,16:05 WIB
No.1 Bawa Hoki! Ini 7 Tanaman Hias Indoor Pembawa Rezeki yang Cocok Untuk Ruang Kerja dan Keluarga
Sabtu 19-09-2026,15:29 WIB
Pasien Rumah Sakit di Kota Cirebon Membeludak, Dinkes Diminta Petakan BOR
Sabtu 19-09-2026,15:31 WIB
Jalan Baru Kuningan Dijadikan Ajang Balap Liar, Polisi Ciduk Belasan Motor dan 26 Remaja
Sabtu 19-09-2026,19:02 WIB
Pengusaha Rental Mobil Cirebon Bersatu, Prabu Kini Punya 94 Anggota
Sabtu 19-09-2026,14:00 WIB
Haul Agung Sunan Gunung Jati Digelar, Bupati Imron Dorong 19 September Jadi Agenda Resmi
Terkini
Minggu 20-09-2026,12:30 WIB
Daftar 4 Tanaman Hias Outdoor Pengusir Sial dan Niat Jahat, Bahkan Bisa Bawa Hoki
Minggu 20-09-2026,12:07 WIB
Daftar 8 HP Gaming 2 Jutaan RAM 16GB Super Lega, Anti Lelet Sudah 5G Plus Refresh Rate Layar 144Hz
Minggu 20-09-2026,11:36 WIB
Tak Cuma Monstera, 7 Tanaman Hias Ini Punya Daun Unik untuk Percantik Rumah Sekaligus Jadi Koleksi
Minggu 20-09-2026,11:03 WIB
Persib vs Persijap: Baru Menang di Korea, Maung Bandung Harus Langsung Hadapi Mimpi Buruk Musim Lalu!
Minggu 20-09-2026,10:31 WIB