Pesepeda Lintas Komunitas Menjajal JTM Bike Track Reborn

Senin 01-08-2022,22:30 WIB
Editor : Moh Junaedi

Radarcirebon.com, CIREBON – Bagi pecinta MTB yang berada di Cirebon dan sekitarnya, saat ini telah ada trek khusus sepeda MTB enduro semi downhill yang bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat umum.

Trek khusus sepeda MTB enduro semi downhill itu bernama JTM Reborn.

Trek yang sebelumnya berupa jalan setapak yang banyak ditumbuhi tumbuhan liar, kini disulap menjadi trek khusus sepeda MTB enduro semi downhill.

Terlihat pada Minggu (31/7/2022), puluhan pesepeda dari berbagai komunitas berjibaku melewati berbagai rintangan seperti turunan, berm (gundukan untuk berbelok), drop, hingga table top.

BACA JUGA:Dalam Kondisi Terbaring Lemah, Sule: Yang Masih Menghujat Putri, Please Berhenti

Komunitas pesepeda itu sendiri terdiri dari Cirebon Independent Bike (CIB), Cirebon Downhill Community (CDC), Buana Gowes Club (BGC), Orang Pusat (Majalengka), Ongklek, DSB, Markaz, Vigos, hingga Macigo.  

JTM Reborn sendiri adalah trek khusus sepeda yang sebetulnya sudah dirintis sejak satu dekade yang lalu.

Keberadaannya sempat terbengkalai sebelum akhirnya dihidupkan kembali oleh para rider MTB lintas komunitas yang mempunyai semangat yang sama, yaitu membuat trek sepeda yang bisa dinikmati oleh masyarakat umum, khususnya masyarakat Cirebon.

BACA JUGA:Kemendikbudristek Kembali Keluarkan SE Terkait PTM, Begini Isinya

Pembuatan JTM Reborn awalnya diinisiasi oleh Lutfi Manfaluthi dan Wawan Sepek dari Cirebon Independent Bike (CIB) yang secara kebetulan bertemu dengan perintis awal trek JTM yaitu Uzi Wildan dari Indocement MTB Community (IMC).

Setelahnya beberapa pihak lain pun ikut bergabung, seperti Ayip Rohman (CDC), Putu Wawan (BGC), Muhammad Wibowo (CIB), Khubah (CDC), Mujiyanto (Vigos), Habibi (CIB), Dila (CIB) dan lainnya yang tergabung dalam wadah tersendiri yaitu JTM Reborn Squad.

JTM Reborn yang terletak di Desa Sidawangi, Kabupaten Cirebon, mempunyai panjang keseluruhan kurang-lebih 4 KM.

BACA JUGA:Soal Pencabutan Izin Yayasan ACT, Begini Kata Menko PMK Muhadjir Effendy

Berawal dari gapura di Desa Sidawangi dan finish di Kampung Cikuya. Letaknya tidak jauh dari kantor pusat pemerintahan kabupaten Cirebon.

Ini membuat trek JTM Reborn mudah diakses untuk kalangan umum. Sementara arti dari JTM itu sendiri adalah singkatan dari Jalur Tuk Mudal, seperti yang dikatakan Uzi Wildan (IMC) sebagai salah satu perintisnya.

Sementara Reborn mengacu pada keadaan trek yang dihidupkan kembali setelah sebelumnya terbengkalai.

Trek khusus sepeda JTM Reborn ini mempunyai beberapa rintangan ikonik yang menantang para rider MTB, seperti table top, berm, drop, turunan dan lainnya.

BACA JUGA:Pemdaprov Jabar Ajak Ibu-Ibu Bawa Balita untuk Ikut Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022

Tentu dibutuhkan teknik dan keberanian untuk melewati itu semua. Safety gear seperti helm, sarung tangan, knee pad, elbow pad, hingga body protector juga sangat dibutuhkan untuk meminimalisir cidera saat terjadi crash.

Selain jalur dengan obstacle tadi, JTM Reborn juga tentu saja menyediakan jalur yang aman untuk dilewati para rider yang baru mencoba bersepeda di trek offroad.

JTM Reborn juga mempunyai sebuah area untuk istirahat, berupa kebun mangga yang sangat rindang dan asri.

BACA JUGA:Digital Banking Apps Paling Digemari, BRImo Catatkan Kenaikan Transaksi 136,5%

Setelah berjibaku melewati rintangan di trek, para pesepeda bisa istirahat di tempat ini menikmati udara bersih yang jauh dari polusi.

Nah, apakah anda tertantang untuk bersepeda di JTM Reborn? Sok atuh, gaskeun!! (jun/rls)

Kategori :