Rusia Hancurkan Gudang Amunisi Milik Ukriana di Odessa

Selasa 23-08-2022,03:00 WIB
Editor : Moh Junaedi

Radarcirebon.com – Sebuah gudang amunisi Ukraina di wilayah Odessa telah dihancurkan oleh Angkatan Bersenjata Rusia.

Angkatan Bersenjata Rusia sendiri melaporkan, selain menghancurkan gudang aminisi menggunakan rudal jelajah Kalibr, serangan tersebut juga menghancurkan beberapa unit Himars.

Hal tersebut dungkapkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia Letnan Jenderal Igor Konashenkov yang mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menghancurkan senjata bentuan dari Amerika.

“Rudal Kalibr jarak jauh berbasis laut presisi tinggi di dekat desa Mayorskoye di Wilayah Odessa menghancurkan gudang amunisi dan peluncuran Himars Amerika serta sistem anti-pesawat buatan Barat,” kata Konashenkov.

BACA JUGA:PKS Puji Kinerja Pemerintah Soal Penanganan Kasus Kematian Fredy Sambo

Kalibr merupakan adalah rudal jelajah Rusia yang dikembangkan dan diproduksi oleh biro desain Novator di Yekaterinburg (bagian dari Almaz-Antey Air Defense Concern).

Angkatan Bersenjata Rusia saat ini menggunakan dua modifikasi dari rudal ini diantaranya Kalibr-NK yang diluncurkan dari kapal perang dan Kalibr-PL yang dileuncurkan untuk kapal selam.

Karakteristik yang tepat dari Kalibr tidak diketahui secara pasti, namun menurut dat yang tersebar jangkauan rudal ini hingga 375 km terhadap target laut dan hingga 2.600 km terhadap target darat, berat maksimum hulu ledak adalah 500 kg.

Dilansir dari tass.com, rudal ini telah digunakan oleh Angkatan Laut Rusia pada tahun 2012.

BACA JUGA:Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Dorong Kepala Desa Melek Digital

“Rudal Kalibr pertama kali digunakan selama operasi militer di Suriah,” menurut Kementerian Pertahanan Rusia.

Kalibr telah digunakan dalam beberapa kali serangan dan Rusiatelah menggunakan setidaknya 99 rudal ditembakkan ke sasaran.

Terkait dengan bantuan perang, paket senjata 1 miliar dolar Amerika untuk Ukraina segera dikirimkan oleh Amerika di mana sebagain besar berupa Himars.

Pihak Amerika megungkapkan bahwa paket ini telah dikonfirmasikan pada Senin 1 Agustus 2022 lalu.

BACA JUGA:Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Dorong Kepala Desa Melek Digital

Dari total paket tersebut, sebagaian besar terdiri dari amunisi untuk system senjata jarak jauh Himars dan kendaraan medis berlapis baja.

Paket peralatan perang yang akan dikirimkan oleh Amerika ke Ukraina tersebut merupakan salah satu paket yang terbesar sepanjang invasi Rusia.

Sejauh ini Amerika telah telah memberikan sekitar 8,8 miliar dolar Amerika untuk Ukraina.

Meskipun demikian salah satu penjabat pemerintahan Amerika mengatakan bahwa paket ini masih menunggu tanda tangan Presiden Joe Biden dan paket yang akan dikirimkan bisa saja berubah.

BACA JUGA:Luis Milla Bakal Bawa Dua Asisten Pelatih dalam Menukangi Persib Bandung

Akan tetapi jika ditanda tangani oleh Biden, maka Ukraina akan mendapatkan amunisi High Mobility Artillery Rocket Systems (Himars) dan National Advanced Surface-to-Air Missile Systems (Nasams) serta 50 kendaraan M113 lapis baja yang dapat digunakan untuk kendaraan medis.

Pentagon baru-baru ini mengumumkan warga Ukraina akan diizinkan menerima perawatan medis di rumah sakit militer AS di Jerman dekat Pangkalan Udara Ramstein.  

Senin lalu, Pentagon mengumumkan paket bantuan keamanan terpisah untuk Ukraina senilai hingga 550 juta dolar Amerika yang juga termasuk amunisi tambahan untuk Himars. (jun/disway)

Kategori :