Profesi seperti itu, tidak secara sengaja dilestarikan oleh orang Kuningan. Tetapi faktor ekonomi dan pengalaman yang menjadikan warung bubur dan mi rebus menjadi milik orang Kuningan.
BACA JUGA:Manchester United Menang 1-0 di Kandang Southampton, Casamiro Sukses Lakukan Debut
BACA JUGA:Bocah 12 Tahun Hanyut Saat Berenang di Saluran Irigasi Cipelang Jatitujuh Majalengka
Belum ada catatan resmi tentang mengapa banyak warga Kuningan yang membuka usaha tersebut. Tetapi jika menemui kios rokok, warung bubur, mi instan di sebuah kota besar, sudah dipastikan pengelolanya orang Kuningan.
Mereka biasanya memberdayakan keluarga atau teman dalam mengelola usahanya, selain menjaga kepercayaan pelanggan, keuntungan yang didapat untuk dibawa pulang juga lebih banyak.