CIREBON - Pemerintah tengah gencar menyalurkan bantuan langsung tunai bahan bakar minyak atau BLT BBM kepada masyarakat. Adanya bantuan tersebut, dinilai mampu mengurangi beban ekonomi rakyat terdampak kebijakan penyesuaian BBM.
Analis Utama Ekonomi Politik LAB 45, Reyhan Noor menyatakan, penyaluran BLT BBM sangat efektif untuk meringankan beban rakyat. Skema pemberiaan subsidi selama ini cenderung kurang efektif. Sebab, siapapun dapat membeli BBM bersubsidi tanpa harus melakukan verifikasi data terlebih dahulu. "Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, BLT memang lebih efektif karena sasaran penerima lebih jelas. Pemerintah memiliki basis data untuk memberikan BLT, meskipun tingkat akurasi data masih perlu menjadi perhatian," ujarnya. BACA JUGA:Anies Baswedan Sebentar Lagi Lengser, Besok Selasa 13 SeptemPengumumannya Bukan hanya berhenti di sana. Reyhan Noor juga mengimbau pemerintah, untuk bisa mengawasi harga pangan beserta ketersediaan bahan yang terdistribusi di masyarakat. Sebab, apabila barang tidak tersedia, maka harga akan cenderung naik. Maka tak heran, kombinasi antara menjaga ketersediaan barang pokok dan BBM, merupakan kunci yang sangat penting untuk menyukseskan kebijakan pemerintah ini. Beberapa konsolidasi juga harus sesegera mungkin dilakukan. Yakni di antaranya, dengan membahas penyesuaian upah minimum dengan pengusaha. Penyesuaian upah minimum akan sangat berguna bagi masyarakat, khususnya demi bisa mempertahankan daya beli mereka. "Secara khusus, kebijakan BLT juga perlu disesuaikan untuk masyarakat tidak mampu untuk tahun depan. Penyesuaian dapat dilakukan, baik melalui penambahan nominal maupun jumlah penerima," pungkasnya. Sebagai informasi, mengenai target penerima BLT ini, sudah diperkirakan oleh pemerintah, yakni setidaknya ada sekitar 20,6 juta masyarakat kelas bawah, ditambah dengan sekitar 16 juta pekerja. Selain itu, alih subsidi BBM dapat dimanfaatkan untuk sektor lain. Dalam hal ini, pengamat isu-isu strategis, Prof Imron Cotan menilai, dana subsidi BBM dapat dialihkan menjadi subsidi pada sektor transportasi. BACA JUGA:Lucas Enembe Dicekal Keluar Negeri, Begini Penjelasan Ditjen Imigrasi “Terdapat kurang lebih 20,6 juta penduduk kelas bawah dengan memberikan subsidi perbulan Rp600 ribu per keluarga. Kemudian, subsidi upah kepada 16 juta pekerja kita Rp600 ribu per pekerja, dan kemudian pemerintah juga menyisihkan 2% dari Dana Transfer Umum untuk mensubsidi sektor transportasi,” ujarnya, di Jakarta. Pada kesempatan yang sama, dia sempat menyinggung bagaimana pandangan Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof Ari Kuncoro terkait pentingnya penyaluran BLT untuk masyarakat, yakni menggunakan konsep The Golden Mid-way. Imron Cotan sangat meyakini, dengan adanya bantalan sosial atau BLT tersebut, akan membantu pemerintah menghadapi potensi dari dampak penyesuaian harga BBM. “Saya yakin, pemerintah sudah memikirkan secara detil bagaimana mengatasi lonjakan-lonjakan harga akibat potensi penyesuaian harga BBM terhadap harga-harga komoditas pokok Indonesia yang mempengaruhi inflasi,” jelasnya. (mid)Pengamat: BLT BBM Ringankan Beban Masyarakat
Senin 12-09-2022,23:38 WIB
Reporter : Abdul Hamid
Editor : Abdul Hamid
Kategori :
Terkait
Kamis 06-08-2026,19:00 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Desak Penanganan Cepat Tongkang Batu Bara Tenggelam, Ini yang Dikhawatirkan
Kamis 06-08-2026,17:02 WIB
Perwali Mengatur Tunjangan Perumahan Dinilai Tidak Memiliki Dasar Hukum
Kamis 06-08-2026,13:45 WIB
Digusur setelah 30 Tahun Berjualan, Pedagang Kesambi Bingung Kehilangan Mata Pencaharian
Kamis 06-08-2026,12:50 WIB
Akhirnya Dieksekusi! 2 Terpidana Kasus Korupsi Aset PD Pembangunan Kota Cirebon Masuk Penjara
Kamis 06-08-2026,10:10 WIB
Duduk Santai Lalu Dikeroyok, Pengakuan Warga Cirebon Ini Bikin Publik Bertanya-tanya
Terpopuler
Kamis 06-08-2026,12:50 WIB
Akhirnya Dieksekusi! 2 Terpidana Kasus Korupsi Aset PD Pembangunan Kota Cirebon Masuk Penjara
Kamis 06-08-2026,10:10 WIB
Duduk Santai Lalu Dikeroyok, Pengakuan Warga Cirebon Ini Bikin Publik Bertanya-tanya
Kamis 06-08-2026,07:54 WIB
6 Mobil Bekas 50 Juta Kebawah Paling Worth It, dengan Bensin Irit, dan Perawatan Mudah
Kamis 06-08-2026,12:05 WIB
Mulai Dari 70 Jutaan, Ini Dia Rekomendasi Mobil Bekas Di Bawah 100 Juta untuk Mobil Pertama
Kamis 06-08-2026,15:15 WIB
8 Smartwatch Terbaik 2026 Harga Rp1 Juta hingga Rp2 Jutaan, Fitur Lengkap dan Worth It
Terkini
Jumat 07-08-2026,07:24 WIB
Wuling Aira EV, VF 3 dan Changan Lumin Adu Kelebihan, Mana Paling Worth It Dibeli? Harga Mulai Rp155 Juta
Jumat 07-08-2026,07:00 WIB
79 Daerah Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Mendagri Siapkan Skema Penanganan
Jumat 07-08-2026,06:38 WIB
Toyota Rush 2014 Masih Jadi Incaran, Harga Bekas Kompetitif, Mesin VVT-i Tangguh untuk Keluarga & Touring
Jumat 07-08-2026,06:37 WIB
Sederet Mobil MPV yang Ada di GIIAS 2026, Mulai dari Merek VinFast, Hyundai, Kia, Hingga Maxus
Jumat 07-08-2026,06:02 WIB