CIREBON - Dr Dwini Handayani, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) angkat bicara soal perlunya bantalan sosial yang dilakukan pemerintah. Dirinya menilai, bantalan sosial yang diberikan pemerintah kepada masyarakat, adalah untuk memenuhi kebutuhan dan daya beli.
"Bantalan sosial, menurut saya diperlukan, untuk memastikan penduduk yang terdampak ini dapat terbantu untuk memenuhi kebutuhannya ," jelas Dwini Handayani, kemarin. Dwini mengapresiasi bantuan langsung tunai (BLT) yang diberikan kepada masyarakat. "Bantalan sosial ini tepat dilakukan sebagai bentuk tegas pemerintah untuk memastikan hidup masyarakat. Khususnya yang terdampak, tetap memiliki daya beli lebih baik, serta wujud keadilan dari pengalihan subsidi," katanya. BACA JUGA:Ridwan Kamil Pantau Pembagian BLT BBM di Bekasi Dwini juga mengharapkan kepada pemerintah agar selalu udpate data terkait penerima BLT. "Yang pasti, tentu perlu terus ada update data agar dapat meminimal eksklusi dan inklusi error. Sehingga, yang menerima tepat, sesuai criteria, dan diharapkan bantalan sosial ini digunakan untuk kepentingan pemenuhan kebutuhan dasar. Bukan untuk kebutuhan yang tidak diperlukan," tutup Dwini. Sebelumnya, Direktur Sekolah Kajian Stratejik Global (SKSG) Universitas Indonesia, Athor Subroto menilai, BLT merupakan langkah pemerintah untuk menghambat inflasi akibat penyesuaian harga BBM. "Ini akan menjadi penyeimbang, di saat akan inflasi maka akan ada bantuan dari pemerintah," ungkap Athor. Oleh karena itu, Athor juga mengemukakan, pengalihan subsidi BBM oleh pemerintah, merupakan langkah agar subsidi lebih tepat sasaran dan juga menjaga daya beli masyarakat. "Paling tidak, masyarakat tidak kehilangan daya beli. Dengan adanya BLT, dapat menjaga daya beli masyarakat," ujar Athor. BACA JUGA:BLT Tepat Sasaran Solusi Penyesuaian Harga BBM Di tempat terpisah, pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI) lainnya, Telisa Falianty mengatakan, keputusan pemerintah menyesuaikan harga BBM bersubsidi berimbas pada perekonomian masyarakat. Salah satunya kenaikan harga kebutuhan pokok. Kehadiran BLT diharapkan bisa menjadi bantalan bagi masyarakat dalam penyesuaian harga BBM. "Tujuan bantalan sosial ini untuk menjaga dampak dari suatu guncangan pada ekonomi kelompok rentan yang kurang atau tidak memiliki kemampuan melawan guncang tersebut. Bantalan ini seharusnya bersifat temporer dan jangka pendek utamanya menjaga daya beli dan konsumsi masyarakat rentan," ujarnya. BACA JUGA:Airlangga dan Ahmad Dhani Sambangi Kejurnas Wushu Piala Presiden 2022 Talisa Fallianty menekankan, BLT bertujuan agar masyarakat bisa survive. BLT ini hanya bersifat sementara. Yang terpenting adalah, bagaimana mendesain lapangan kerja yang dapat menyerap masyarakat banyak. Selain itu juga, ada perbaikan penyaluran subsidi untuk beasiswa sekolah atau fasilitas kesehatan, dan lain-lain. (rls)Akademisi UI Apresiasi BLT
Rabu 21-09-2022,00:30 WIB
Reporter : Abdul Hamid
Editor : Abdul Hamid
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 28-06-2026,07:15 WIB
Daftar 5 Rekomendasi Hp Murah Under 1 Jutaan, Baterai Badak Hingga 7000 mAh Layar 144 Hz
Sabtu 27-06-2026,23:00 WIB
Cicilan Kredit Motor Polytron Fox 350 Terbaru, Angsuran Mulai Rp500 Ribuan, Cocok Buat Mahasiswa!
Minggu 28-06-2026,02:02 WIB
Majalengka Dapat Proyek PLTSa Rp1 Triliun, Sampah Akan Disulap Jadi Listrik
Sabtu 27-06-2026,23:09 WIB
Deretan Shio Keberuntungan Akhir Juni 2026, Benarkah Babi Jadi yang Paling Beruntung?
Minggu 28-06-2026,09:03 WIB
Lini Depan Tambah Gacor! 5 Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia yang Berpotensi Jadi WNI Tahun Ini
Terkini
Minggu 28-06-2026,21:00 WIB
Skoolventure Temani Anak Sambut Tahun Ajaran Baru, Toys Kingdom Hadirkan Promo Menarik di Cirebon
Minggu 28-06-2026,20:00 WIB
Prabowo Janji Tindak Lanjuti Usulan Perguruan Tinggi, Kampus Diminta Jadi Motor Inovasi Nasional
Minggu 28-06-2026,19:35 WIB
Tips Beli Mobil Seken & 5 Rekomendasi Mobil Murah Under 50 Juta yang Wajib Dipertimbangkan Untuk Keluarga
Minggu 28-06-2026,19:30 WIB
Kunci Negara Sukses Menurut Prabowo: Berani Hadapi Masalah dan Cari Solusi, Bukan Menutupinya
Minggu 28-06-2026,19:00 WIB