KUNINGAN - Seperti kasus yang pernah menimpa PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum), polemik PDAU (Perusahaan Daerah Aneka Usaha) pun bisa dipansuskan. Komisi terkait dapat mengeluarkan rekomendasi untuk pembentukan pansus (panitia khusus). Bahkan bisa pula merekomendasikan untuk segera dilakukan audit eksternal. Demikian diungkapkan Ketua Komisi B DPRD, H Maman Wijaya kepada Radar. Menurut dia, bisa saja pembahasan PDAU secara mendalam lewat pansus. Kalau dulu komisi B merekomendasikan pembentukan pansus PDAU, sekarang juga bisa terjadi. Pansus tersebut, lanjut Maman, tidak ada kaitannya dengan situasi politik yang berkembang. Meski dulu PDAM dipansuskan bertepatan dengan direkturnya H Kamdan SE yang hendak mencalonkan bupati. “Jadi kalau pun dibentuk pansus PDAU, tidak ada kaitannya dengan politik pilbup. Itu sudah lewat. Dan mengenai pansus PDAM juga dulu, saya kira tidak ada kaitannya dengan politik,” tandas anggota Fraksi PAN diamini mantan Ketua Komisi B, Yudi Moh Rodi SE. Selaku ketua komisi B yang baru, Maman mengungkapkan akan memanggil direksi PDAU terkait persoalan yang terjadi. Hanya saja untuk waktunya, ia belum bisa memastikan lantaran harus memusyawarahkan dengan rekan komisi B lainnya. “Jelas dong kita akan mengundang. PDAU kan mitra kerja komisi B. Kita akan agendakan untuk konfirmasi keterkaitan dinamika yang ada di PDAU. Ini merupakan dinamika yang bisa saja terjadi di dinas atau badan lain,” ungkapnya. Ia bersama jajaran komisi B bakal mengangkat persoalan tersebut hingga mencari solusi. Apakah ada peraturan yang perlu ditinjau ulang, ataukah seperti apa. Rekomendasi untuk pembentukan pansus bisa saja terjadi jika hasil raker komisi memerlukan tindak lanjut. Begitu pula pengeluaran rekomendasi untuk dilakukan audit eksternal. Hanya saja, Maman berpendapat agar PDAU perlu tetap dipertahankan. Sebab perusahaan daerah itu merupakan salah satu BUMD yang ada di Kuningan yang dapat mendongkrak PAD. “Di daerah lain, ada yang sudah memiliki lebih dari 3 BUMD guna mendongrak kesejahteraan masyarakatnya. Sedangkan di Kuningan yang hanya 3 BUMD, kalau dibubarkan 1 kan repot,” sarannya. Yang perlu dilakukan, sambung dia, menjaga keberlangsungkan PDAU dengan memberikan “vitamin” sehingga dapat menyembuhkan dan menjadi kekuatan. Salah satunya dengan cara memberikan shock terapy kepada manajemen BUMD tersebut. Terpisah, Wakil Bupati H Acep Purnama MH yang sempat ditemui Radar di lokasi wisuda STKIP Muhammadiyah enggan berkomentar terkait polemik PDAU. (ded)
Ketua Komisi B: PDAU Bisa Dipansuskan
Senin 23-12-2013,14:56 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,23:16 WIB
Terkuak! Begini Kronologi Kematian Sutrimo, Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie
Senin 27-07-2026,18:12 WIB
Anak Mantan Bupati Cirebon Sunjaya Dilaporkan ke Polisi, Ini Dia Kasusnya
Senin 27-07-2026,04:15 WIB
Mulai Rp1 Jutaan, Ini 4 Rekomendasi HP Infinix Mirip iPhone 15 Pro Max, RAM 12/256GB, 33W Fast Charging
Senin 27-07-2026,08:07 WIB
Prediksi, Timnas Indonesia Punya Skuad Mewah, Kamboja Terancam Jadi Korban Perdana
Senin 27-07-2026,06:06 WIB
Ini 6 Rekomendasi Mobil MPV Pesaing Toyota Innova, Kondisi Bekas Masih Diburu Berkat Kabin Lega dan Premium
Terkini
Senin 27-07-2026,22:29 WIB
Hasil Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026: Mitchell Baker Hattrick di Laga Debut, Garuda Menang Telak 5-1!
Senin 27-07-2026,22:03 WIB
Kunci Bersama Summit 2026: Kota Cirebon Tawarkan Investasi, Perdagangan hingga Wisata
Senin 27-07-2026,21:31 WIB
Timnas Indonesia Menggila! Baker Borong Dua Gol, Kamboja Tertinggal 3-0 di Babak Pertama
Senin 27-07-2026,21:03 WIB
Avtur dan Dolar Melonjak, Tarif Umrah Bisa Naik 15-20 Persen
Senin 27-07-2026,20:27 WIB