Jalan Nasional Cirebon-Bandung Masih Padat, Rupanya Ini Alasan Truk Besar Belum Gunakan Tol Cisumdawu

Selasa 18-07-2023,05:30 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Moh Junaedi

SUMEDANG, RADARCIREBON.COM – Sejak diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 11 Juli 2023, jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sudah berfungsi.

BACA JUGA:Mengawali Tugas, Kapolres Cirebon Kota Kunjungi Sekolah

Kemudian, pemerintah memberikan kebijakan bahwa jalan tol Cisumdawu akan digratiskan selama 2 hingga 3 minggu pasca peresmian.

Adapun ruas jalan yang digratiskan tersebut, dimulai dari seksi 4 hingga 6 atau sebaliknya, yakni Cimalaka-Dawuan.

Untuk penetapan tarif, masih menunggu Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono.

"Seperti biasanya kita bebaskan tarifnya selama dua - tiga minggu setelah peresmian, baru kita operasikan," kata Basuki Hadimuljono, dalam keterangan, Selasa 11 Juli 2023 lalu.

BACA JUGA:Sandiaga Uno: Prestasi Dzaki Wardana di TABR Buat Brand Indonesia Mendunia

Meski sudah digratiskan, dari pantauan terbaru di jalan Tol Cisumdawu, sejumlah kendaraan pribadi terlihat mendominasi ruas tol dari arah Bandung atau Kertajati, Minggu 16 Juli 2023.

Namun kendaraan besar truk atau bis, tidak terlihat di jalan yang memiliki panjang 62 km ini.

Sebaliknya, kendaraan besar truk dan bus, masih melewati jalan nasional Cirebon-Bandung.

BACA JUGA:Digitalisasi Pajak di Jabar Berhasil Tingkatkan Pendapatan Daerah

Hal tersebut mengakibatkan jalur Cirebon-Bandung atau sebaliknya, masih mengalami kepadatan kendaraan.

Dikutip dari akun Kang Kanda, kendaraan besar yang masih melintas di jalan nasional, karena dua hal.

"Yang pertama mungkin kurangnya sosialisasi, atau karena belum adanya rest area," jelas Kang Kanda yang memantau kondisi jalan pada H+2 beroperasinya tol Cisumdawu.

Dari pantauanya, sejumlah truk besar dan bus masih melintas di Jalan Cirebon-Bandung.

BACA JUGA:Jangan Dicontoh! Pria Bunuh Diri Lompat dari Lantai 29 Apartemen di Jakarta Timur

Menurutnya, para sopir truk besar lebih memilih jalan nasional karena alasan supaya bisa beristirahat di warung-warung yang ada di pinggir jalan.

"Mereka sepertinya lebih memilih jalan nasional supaya bisa tidur dulu atau istirahat sambil ngopi," ucapnya.

Dalam pengamatannya, sejumlah truk besar terlihat ada yang melintas dan beberapa lainnya terparkir di pinggir jalan.

Pemandangan seperti itu, sudah terjadi sejak lama sebelum jalan tol Cisumdawu jadi.

BACA JUGA:Siap Menjual Teknologi Nikuba Seharga Rp15 Miliar, Aryanto Misel: Akan Saya Buka Formulanya

"Mungkin pilihan mereka lebih baik lewat sini (jalan nasional), karena bisa istirahat," ucapnya.

Berikut rincian tarif Tol Cisumdawu yang hari ini sudah mulai dibuka penuh dari Cileunyi sampai Dawuan/Kertajati:

1. Cileunyi - Jatinangor

Golongan I : Rp 7.500

Golongan II & III: Rp 11.500

Golongan IV & V: Rp 15.500

BACA JUGA:Humas Polda Jabar Berikan Materi Kehumasan ke Polres Cirebon Kota

2. Cileunyi - Pamulihan

Golongan I : Rp 14.500

Golongan II & III: Rp 22.000

Golongan IV & V: Rp 29.000

3. Cileunyi - Sumedang Kota

Golongan I : Rp 36.500

Golongan II & III: Rp 54.500

Golongan IV & V: Rp 72.500

BACA JUGA:4.791 Siswa Gagal PPDB Gara-gara Curang Domisili, Begini Kata Gubernur Ridwan Kamil

4. Cileunyi - Cimalaka

Golongan I : Rp 41.500

Golongan II & III: Rp 62.000

Golongan IV & V: Rp 83.000

5. Cimalaka - Paseh

Fungsional/Gratis

6. Cimalaka - Ujung Jaya 2

BACA JUGA:Kolaborasi dengan PNG Power, PLN Siap Pasok Listrik di Perbatasan Papua Nugini

Fungsional/Gratis

7. Cimalaka - Ujung Jaya Utama

Fungsional/Gratis. (*)

Kategori :