SUMBERJAYA - Derita Saripah (63), warga Blok Pajagan, Rt 01 Rw 06, Desa Garawangi, Kecamatan Sumberjaya akhirnya mulai berkurang. Pasalnya, sudah sekitar lima hari ini gubuk yang ditempati Saripah sudah direnovasi menjadi salah satu unit rumah dalam kondisi layak dihuni. Ya, kediaman perempuan lanjut usia yang hidup sebatang kara tersebut akhirnya diperbaiki oleh salah seorang pengusaha desa setempat. Bahkan beberapa konstruksi hunian Saripah berubah, sebelumnya beralaskan tanah kini dikeramik. Nano Subarno SE MM, yang terketuk pintu hatinya untuk meringankan beban Saripah. Pengusaha sukses di bidang peternakan dan perdagangan dengan menyuplai kebutuhan telur ayam kampung ras arab tersebut mengaku prihatin melihat kondisi yang dialami oleh Saripah. Ia prihatin karena sudah puluhan tahun pemerintah desa maupun Pemkab Majalengka tidak peka terhadap lingkungan sekitar. Dari hasil keuntungan usahanya, Nano menyisihkanya untuk merehabilitasi rumah Saripah. \"Ya sebagai pengusaha tidak seharusnya terus menerus memikirkan keuntungan atau profit semata, tetapi kami peduli dengan kaum jompo dan para sepuh. Kenapa dari dulu tidak ada yang laporan mengenai kejadian ini. Apalagi sudah sangat memprihatinkan,\" jelasnya, kemarin (23/1). Menurutnya, perlu dilakukan koordinasi lebih antara pemdes dan masyarakat juga Pemkab Majalengka untuk meminimalisir keberadaan rutilahu. Ia juga mengaku sangat prihatin dengan pengalokasian rutilahu yang dinilai belum seluruhnya optimal. Kaur Pemerintah Desa Garawangi Robi Darlian Hermana saat dikonfirmasi menambahkan, padahal banyak perusahaan di wilayah Desa Garawangi seperti Perusahaan Gas Negara (PGN) serta pabrik kapur seharusnya yang peka terhadap keberadaan jompo dengan rumah tidak layak huni. Hal ini tentunya karena mis komunikasi semua pihak. Robi yang baru menjabat sebagai Kaur Pemerintah ini menganggap bahwa pemdes sebelumnya tidak mengusahakan usulan rehabilitasi rutilahu milik Saripah tersebut. Pasalnya, beberapa rutilahu di desanya malah sudah ada yang didahulukan padahal dari aspek hunian tidak separah yang ditempati Saripah. \"Selama ini koordinasinya kemana? Kepada pihak pengusaha juga seharusnya mengalokasikan CSR yang wajib digelontorkan bagi masyarakat miskin di Desa Garawangi,\" tegasnya. Sementara itu, Saripah yang saat ditemui tengah melihat kondisi rumahnya berubah secara drastis itu terlihat semringah. Kondisi pakaian miliknya juga terlihat berbeda sebelum yang pernah ia kenakan kumuh itu. Saripah sangat berterimakasih kepada Nano Subarno yang telah peduli terhadap kaum jompo sepertinya. \"Sekarang kayak bukan rumah Emak. Dilihatnya bagus sama rumah-rumah tetangga sekitar. Emak hanya bisa berterimakasih kepada Nano dan gak bisa membalas kebaikannya. Emak hanya bisa bersyukur dan berdoa kepada Allah,\" kata Saripah memakai baju biru itu. (ono)
Gubuk Saripah Diperbaiki Pengusaha
Jumat 24-01-2014,13:14 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 09-10-2026,05:11 WIB
Rela Lepas Kewarganegaraan Jepang, Taisei Marukawa: Cita-cita Saya Bermain untuk Indonesia, Naturalisasi?
Jumat 09-10-2026,05:10 WIB
Timnas Indonesia Hadapi Grup Neraka Piala Asia 2027, Juara ASEAN Jadi Modal Jadi Kuda Hitam
Jumat 09-10-2026,09:13 WIB
Syarat Perpanjangan SIM A dan C 2026, Cek Dokumen dan Biaya Terbaru
Jumat 09-10-2026,09:22 WIB
Cara Menghitung Neptu Hari dan Pasaran Lahir untuk Mengetahui Arah Rezeki
Jumat 09-10-2026,07:57 WIB
Weton Jawa dan Potensi Rezeki: Cara Mengetahui Peluang Finansial Menurut Primbon
Terkini
Jumat 09-10-2026,21:55 WIB
7 Tanaman Hidroponik Indoor untuk Dekorasi Rumah, Cocok Diletakkan di Meja hingga Sudut Ruangan
Jumat 09-10-2026,21:52 WIB
Ingin Rumah Lebih Asri? Ini Pilihan Tanaman Hidroponik Indoor yang Bisa Tumbuh Tanpa Media Tanah
Jumat 09-10-2026,21:49 WIB
5 Tanaman Outdoor Hias untuk Rumah Sederhana, Deretan Pilihan Ini Bisa Mempercantik Balkon dan Halaman
Jumat 09-10-2026,21:46 WIB
Rekomendasi Tanaman Outdoor Hias yang Cocok untuk Lahan Sempit, Nomor 7 Punya Daun Menawan
Jumat 09-10-2026,21:42 WIB