JAKARTA - Komite Wasit PSSI langsung mendapatkan pekerjaan saat Indonesia Super League (ISL) 2014 baru menggulirkan pekan pertamanya. Terkait dengan protes keras yang dilancarkan Mitra Kukar ketika ditumbangkan tuan rumah Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya (1/2), wasit Dodi Setia Purnama pun langsung dijatuhi sanksi. Bukan sanksi yang sifatnya permanen dalam satu musim atau satu tahun. Melainkan sanksi yang sifatnya sementara. Wasit asal Indramayu tersebut dinon-aktifkan untuk sementara waktu oleh Komite Wasit PSSI. Setidaknya hingga proses penyelidikan atas protes Mitra Kukar tersebut bisa membuahkan hasil. Ketua Komite Wasit PSSI Robertho Rouw menyebut pihaknya sengaja menon-aktifkan wasit Dodi hingga penyelidikan ini rampung. \"Setelah kami mengetahui kejadian sebenarnya di saat pertandingan, kalau terbukti salah ya akan kami berikan sanksi lebih berat kepadanya,\" ujarnya, di Jakarta, kemarin (5/2). Penyelidikan inilah yang akan menjadi indikator bagaimana ketegasan Komite Wasit dalam hal menertibkan jajarannya untuk ISL musim ini. Seperti ketika di awal musim, Komite Wasit sudah berkoar tidak akan menggunakan wasit-wasit bermasalah untuk memimpin pertandingan di ISL 2014. Menurutnya, hingga saat ini pihak Komite Wasit masih menunggu rekaman pertandingan dan surat komplain tertulis dari Kukar. Dua aspek itu yang menurutnya penting sebagai syarat dalam mengambil keputusan. \"Kalau memang ada pihak yang dirugikan, ya kami pasti akan proses itu,\" cetusnya. Terkait dengan kesalahan yang dibuat Dodi, Robertho enggan langsung berspekulasi. Semuanya masih harus dibuktikan dulu apakah keputusan wasit yang tetap menganggap laga play on saat Ambrizal melakukan handsball di kotak penalti itu sudah sesuai atau tidak. \"Kami perlu untuk melakukan pembuktiannya,\" ungkapnya. Pria yang juga menjabat sebagai Komite Eksekutif PSSI itu berjanji tidak akan main-main dalam menangani kasus ini. Sebab, citra buruk perwasitan Indonesia sudah terlanjur mengakar dan sulit untuk dihentikan. \"Kami tidak akan lama-lama membahasnya. Dalam sepekan ini juga pasti ada hasilnya, diberhentikan sementara atau sanksi lebih lama,\" imbuhnya. Sebagai operator yang menaungi ISL, PT Liga Indonesia (PT LI) menyerahlan sepenuhnya keputusan di tangan Komite Wasit. Apapun itu, termasuk seberapa lama sanksi yang akan dijatuhkan kepada wasit pelaku pelanggaran. \"Sampai saat ini di PT LI belum menerima apapun keputusan sanksi untuk wasit itu,\" tandas CEO PT LI, Djoko Driyono. (ren)
Putuskan Masa Depan Dodi Pekan Ini
Kamis 06-02-2014,12:48 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 08-06-2026,17:35 WIB
Sejumlah SPPG di Kota Cirebon Berhenti Beroperasi, Distribusi MBG Terganggu
Senin 08-06-2026,16:13 WIB
Daftar Rumah Eks Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra yang Dilelang KPK, Ada yang Minat?
Senin 08-06-2026,16:44 WIB
10 Rekomendasi Mobil Bekas di Bawah 100 Juta Selain Avanza dan Xenia, Irit dan Cocok untuk Keluarga
Senin 08-06-2026,17:26 WIB
Sejumlah SPPG di Kota Cirebon Berhenti Beroperasi, Dana dari Pusat Terhambat Cair
Senin 08-06-2026,17:30 WIB
5 Shio Penarik Rezeki Juni 2026, Peluang Cuan Datang Bertubi-tubi
Terkini
Selasa 09-06-2026,16:00 WIB
Perkuat Stabilitas Nilai Tukar Rupiah, BI Naikan BI-Rate Jadi 5,50 Persen
Selasa 09-06-2026,15:34 WIB
Dr. Naeila Rifatil Muna Wakili UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada Konferensi Internasional di Malaysia
Selasa 09-06-2026,15:27 WIB
iOS 27 Meluncur, iPhone 11 Masih Kebagian Update dengan Performa Lebih Mulus
Selasa 09-06-2026,15:01 WIB
DJP Tegaskan Komitmen Dukung UMKM Naik Kelas Melalui PP Nomor 20 Tahun 2026
Selasa 09-06-2026,14:39 WIB