Sementara itu, beberapa kardus bekas kemasan botol miras, berserakan di luar warung dengan kondisi sudah terbuka.
Beberapa warga tampak geram dengan ulah para penjual yang menyediakan miras di pinggir jalan.
"Hancurkeun-hancurkeun yeuh...ieu yeuh salah sahiji panyakit masyarakat yeuh, tinggali ieu jualan minuman nepi kabebas sisi jalan, ampunnn (Hancurkan-hancurkan, ini salah satu penyakit masyarakat, lihat sampai bebas begini jualan minuman di pinggir jalan, ampunnn)," ucap perekam video.
Ditambahkan Kapolres Subang, kronologis penyebab pesta miras tersebut berawal ketika para korban usai menghadiri pesta pernikahan.
“Para korban ini menghadiri sebuah hajatan pernikahan temannya di Kawasan Sagalaherang," kata Kapolres Subang.
Acara pernikahan yang selesai pada pukul 21.00 malam itu, kemudian dilanjutkan dengan pesta miras.
"Namun setelah menghadiri pesta pernikahan, mereka melakukan aksi pesta miras hingga berujung maut,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Kapolres, telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan saat ini pelaku yang diduga pengoplos miras masih dalam pengejaran polisi.
BACA JUGA:Walikota Cirebon Berduka, Ibu Meninggal Dunia, Disalatkan di Masjid Attaqwa
“TKP penjual miras oplosan tersebut sudah kita pasangi garis polisi dan kita sedang memburu pelaku yang menjual miras oplosan tersebut,” terangnya.*