KUNINGAN – Penyesalan tampak pada raut wajah 15 tersangka pembunuhan Tarsih (68), seorang wanita lansia yang disangka sebagai dukun santet, di Blok Pasir Bungur, Desa Cipakem, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan. Akibat perbuatan brutalnya, mereka bukan hanya harus merasakan pengapnya penjara, tetapi meninggalkan keluarga tercinta. ”Saya menyesal sekali. Apalagi kalau ingat anak sama istri di rumah. Kasihan mereka,” ungkap Ja’i (33), salah satu tersangka, saat diwawancara Radar, di sel tahanan Mapolres Kuningan, Rabu (21/7). Menurut warga RT 3/1 Blok Karanganyar itu, keresahan warga kepada sosok korban yang diduga dukun santet itu sudah berlangsung lama. Korbannya juga sudah banyak, mulai perut warga yang membuncit, kemasukan batu dan lainnya. “Di Desa Cipakem, perbuatan Bu Tarsih sudah terkenal pak. Jadi bagaimana warga tidak resah, apalagi sudah banyak korban meninggal,” ungkap pria berpendidikan terakhir Madrasah Ibtidaiyah (MI) itu. Dengan begitu, kata Ja’i, warga menjadi kesal. Bahkan, katanya, anak korban, Rusnadi juga merasakan malu dengan perbuatan korban. Perasaan itu pernah dibicarakan dengan warga. Rusnadi mengaku pasrah kepada warga. Keresahan dan emosinya bersama warga lain kemudian memuncak. Apalagi saat mendengar ancaman dari korban bahwa semua warga akan diteluh jika berani mengganggu korban. “Bu Tarsih (korban, red) mengancam akan meneluh semua warga Pasir Bungur. Dan hanya akan disisakan dua orang saja,” imbuhnya. Dari hal itu, warga mengambil kesepakatan untuk menggrebek rumah korban. Awalnya Ja’i mengaku tidak ada niatan untuk langsung menghabisi korban. Tetapi saat korban diambil warga dan diseret keluar, warga mendadak sepakat untuk membunuh korban. “Saya sendiri sebenarnya kurang tahu persis pekerjaan Bu Tarsih itu. Saya hanya mendengar dari warga lain,” aku Ja’i. Ja’i mengaku tidak melaporkan samasekali rencana tindakannya bersama sekelompok temannya kepada aparat desa, termasuk RT dan RW. Semua terjadi atas kesepakatan warga. Terpisah, Kepala Desa Cipakem, Diding Wahyudin saat dihubungi via ponselnya, merasa kaget dengan kejadian tersebut. Ia samasekali tidak menyangka, karena padahal selama ini pihaknya tidak pernah lelah melaksanakan penyuluhan kepada warga. “Kita sering mengadakan penyuluhan termasuk mengenai pencegahan keributan apapun. Sekarang ada peristiwa begini, saya kaget sekali,” ucap Diding, seraya menolak untuk komentar lebih jauh terkait kasus ini. Sementara, sampai saat ini jumlah tersangka yang ditahan di Mapolres Kuningan masih berjumlah 15 orang. Belum ada tambahan, karena proses pemeriksaan masih terus dilanjutkan. Tarsih tewas setelah dihabisi secara keji oleh warga secara beramai-ramai. Setelah dipukuli dengan batu, kayu dan benda tajam, korban dilempar ke kolam, meski masih dalam keadaan hidup. Keesokan harinya korban ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir kolam yang tidak jauh dari rumahnya. Hasil otopsi yang dilakukan oleh tim medis, korban mengalami luka bacok di kepala dan punggung. (tat)
Tiba-tiba Ingin Membunuh
Kamis 22-07-2010,09:00 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,18:33 WIB
Miris! 36 Jamaah Umrah Cirebon Terlantar 3 Hari di Bandara, Owner Travel Dilaporkan ke Polresta
Jumat 24-07-2026,16:17 WIB
Daftar Pemain Timnas Indonesia Piala AFF 2026 Resmi Diumumkan: John Herdman Bawa Dua Striker Usia Muda!
Jumat 24-07-2026,17:46 WIB
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja Lengkap: Cek Jam Tayang dan Link Streaming di Sini
Jumat 24-07-2026,20:26 WIB
Persib Bandung Sumbang Pemain Terbanyak di Piala AFF 2026, Ini Pesan Tegas John Herdman untuk Pemain Lokal
Jumat 24-07-2026,16:44 WIB
Arus Jalan Sukalila Selatan Cirebon Akan Dibalik demi Urai Kemacetan Karanggetas, Ini Kata Dishub
Terkini
Sabtu 25-07-2026,15:34 WIB
Bupati Lucky Hakim Gelar Salat Istisqa, Ikhtiar Minta Hujan di Tengah Kemarau Indramayu
Sabtu 25-07-2026,15:01 WIB
Permohonan Dispensasi Kawin Turun, Kehamilan di Luar Nikah Masih Dominan
Sabtu 25-07-2026,14:09 WIB
Kebakaran Pabrik Triplek di Kuningan, Bahan Baku Kayu dan 15 Bangunan Ludes
Sabtu 25-07-2026,14:03 WIB