INDRAMAYU - Pembebasan bersyarat terhadap Schapelle Leigh Corby terus menuai kecaman dari berbagai kalangan, tidak terkecuali dari organisasi kepemudaan. Termasuk Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Indramayu, yang angkat bicara atas pembebasan bersyarat ratu narkoba asal Australia yang menjadi terpidana 20 tahun penjara itu. Ketua DPD KNPI Indramayu, Yoga Rahadiansyah SH didampingi wakil ketua KNPI bidang politik, hukum dan HAM, Ahmad Yhanni SE MSi mengatakan, pembebasan terhadap Corby menunjukkan sikap pemerintah yang terburu-buru. Hal itu juga sebagai bentuk pengingkaran terhadap komitmen perang melawan kejahatan narkotika yang disepakati sebagai kejahatan luar biasa. “Pembebasan Corby tentu menimbulkan dampak yang sangat luar biasa, diantaranya dapat menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap penegakan hukum di negeri ini. Selain itu akan semakin merajalelanya gembong mafia narkotika yang mengancam generasi muda sebagai penerus bangsa,” tegasnya. Menurutnya, keputusan yang diambil pemerintah juga menunjukkan lemahnya bargaining pemerintah Indonesia terhadap Australia. Bebasnya Corby, semakin menunjukkan lemahnya diplomasi politik Indonesia. Padahal kedaulatan Indonesia kerap disepelekan negeri kanguru itu. Seperti kasus penyadapan beberapa pejabat Indonesia oleh intelejen Australia, yang hingga saat ini belum ada penjelasan. “Ini jelas sangat menurunkan wibawa pemerintah. Apapun alasan maupun kepentingannya, kami sebagai perwakilan pemuda melalui wadah KNPI meminta agar pemerintah meninjau ulang pembebasan bersyarat Corby,” imbuh Yoga. KNPI juga menyatakan mendukung pemerintah memberantas kejahatan narkotika tanpa terkecuali. Karena kejahatan narkotika telah mengancam moral generasi muda. Pembebasan bersyarat terhadap Corby, jelas memunculkan kekecewaan publik di dalam negeri. Tidak hanya di kota-kota besar, kekecewaan itu juga terasa hingga ke daerah. Munculnya keputusan tersebut juga semakin menguatkan opini bahwa Indonesia terlalu santun dan toleran terhadap penjahat narkotika yang jelas-jelas sangat membahayakan sendi-sendi kehidupan. Indonesia akan semakin dinilai menjadi pangsa pasar perdagangan narkotika dunia yang potensial. Terlebih hukum yang diterapkan masih tebang pilih dan belum bisa berlaku adil. (cip)
KNPI Kecam Pembebasan Corby
Sabtu 15-02-2014,10:39 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 26-07-2026,23:16 WIB
Terkuak! Begini Kronologi Kematian Sutrimo, Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie
Minggu 26-07-2026,16:24 WIB
Daftar Mobil Bekas 50 Juta Terbaru Tahun 2026, Mesin Bandel, Cocok untuk Harian hingga Keluarga Kecil
Minggu 26-07-2026,22:00 WIB
Update! HP Rp2-3 Jutaan Tahun 2026 Makin Gahar, Ada yang Layar 144Hz dan Baterai 7.000mAh
Senin 27-07-2026,04:15 WIB
Mulai Rp1 Jutaan, Ini 4 Rekomendasi HP Infinix Mirip iPhone 15 Pro Max, RAM 12/256GB, 33W Fast Charging
Senin 27-07-2026,05:00 WIB
Drama di Gelora Bung Tomo! Debut Shin Tae-yong Rusak oleh Kesalahan Fatal Pankov
Terkini
Senin 27-07-2026,14:31 WIB
Pemkab Cirebon Percepat Persiapan Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi
Senin 27-07-2026,14:05 WIB
DPC PDIP Gelar Gerakan Pangan Murah, 4.500 Paket Sembako Ludes diserbu Warga
Senin 27-07-2026,13:57 WIB
Skenario Indonesia Juara Piala AFF 2026: Laga Kontra Vietnam Jadi Penentu, Persentase Juara Tinggi!
Senin 27-07-2026,13:56 WIB
Tayang Malam Ini, Live Streaming Indonesia vs Kamboja Piala AFF 2026 Bisa Ditonton Gratis! Begini Caranya
Senin 27-07-2026,13:03 WIB