JAKARTA - Kasus dugaan manipulasi data dalam tes CPNS honorer kategori dua (K-2) direspons Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar. Menurut dia, kesalahan itu ada pada pemerintah daerah (pemda). Azwar mengatakan, pemdalah yang mengusulkan nama-nama peserta tes honorer K-2 tersebut. Usul itu ditandatangani langsung oleh bupati, wali kota, atau gubernur selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK). “Apakah kalau kesalahan itu terjadi di daerah, maka pemerintah pusat juga yang harus menanggung kesalahan ini? Janganlah kami ini dijadikan keranjang sampah, tempat untuk melempar kesalahan yang dilakukan pihak lain,” kata Azwar di Jakarta, Rabu (26/2). Kendati demikian, pihaknya tidak mau cuci tangan dan membiarkan kasus itu berlanjut. Azwar mengatakan, pihaknya akan segera menyelidiki data palsu yang dilaporkan. Dia meminta pemda mengusut honorer K-2 yang bodong. Azwar mengatakan, pihaknya sempat curiga dengan data honorer K-2. Ada kejanggalan dari segi jumlah. Dalam database yang ada, jumlah tenaga honorer 172 ribu. Tapi, saat tes 3 November 2013, peserta membeludak hingga lebih dari 600 ribu orang. “Bukan mustahil kalau banyak pihak yang melakukan rekayasa, memasukkan orang baru dan memanipulasi data, sehingga honorer lama tersingkir lantaran tesnya kalah dengan yang masih muda-muda,\" ujarnya. (mia/c10/ca)
Banyak Data Honorer K-2 Palsu
Kamis 27-02-2014,08:09 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 16-03-2026,13:43 WIB
BREAKING NEWS: Mayat Perempuan di Kamar Kos Cirebon Diduga Korban Pembunuhan
Senin 16-03-2026,11:08 WIB
Walikota Cirebon Disomasi, Bidang Hukum Partai Golkar Bantah Ada Perjanjian Biaya Jasa Advokat
Senin 16-03-2026,00:20 WIB
8 Golongan Penerima Zakat Fitrah Jelang Lebaran 2026, Siapa Saja yang Berhak?
Senin 16-03-2026,02:41 WIB
Bocoran Mobil Listrik Chery Terbaru 2026: Exeed EX7 Siap Meluncur, SUV Premium Kecepatan 200 Km per Jam
Senin 16-03-2026,02:29 WIB
Pernyataan Bojan Hodak dan Marc Klok Usai Persib Ditahan Imbang Borneo FC, Singgung Kehilangan Dua Poin
Terkini
Senin 16-03-2026,22:00 WIB
Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat 2026, Kapolda Jabar Tinjau Rest Area 228A
Senin 16-03-2026,21:16 WIB
Hashim Ungkap Arahan Prabowo:Tanah BUMN Tak Boleh Dijual, Diprioritaskan untuk Rumah Rakyat
Senin 16-03-2026,20:54 WIB
Viral! Siswa SD di Lombok Tengah Minta Keadilan ke Presiden Prabowo soal MBG
Senin 16-03-2026,20:17 WIB
Arus Mudik Mulai Terasa, 68 Ribu Kendaraan Melintas di Jalur Bypass Cirebon
Senin 16-03-2026,20:01 WIB