JAKARTA – Indikasi potensi konflik dalam Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilu Presiden (Pilpres) diakui Ketua Muhammadiyah, Din Samsuddin. Meski begitu, Din meyakini hal itu bisa dihindari. Salah satu caranya dengan membentuk koalisi akbar yang mengikutsertakan rakyat di dalamnya. Menurut Din, potensi konflik itu muncul dari dua elemen yang hadir dari setiap Pemilu, yakni elemen parpol dan elemen tim sukses dari masing-masing parpol. Namun potensi konflik bisa diredam serendah mungkin, kata Din, kalau saja elemen parpol bersikap arif dan elemen tim sukses tidak melakukan provokasi yang dapat memancing terjadinya konflik. “Sebab begini, terlepas calegnya sukses tepilih atau tidak, capresnya sukses terpilih atau tidak. Namun tim sukses ini pasti selalu sukses, makanya tim sukses ini yang kerap menimbulkan masalah entah untuk kemenangan atau apapun,” beber Din di Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia mengkritisi banyaknya slogan dan jargon yang berbunyi, “Siap Menang-Siap Kalah” yang selalu marak dimana-mana saat menjelang Pemilu maupun Pemilukada Gubernur, Pemilukada Bupati atau Pemilukada Walikota. Padahal faktanya cukup banyak Pemilukada di daerah yang diwarnai kericuhan dan saling gugat menggugat di Mahkamah Konstitusi (MK), meski sudah gembar gembor tersebut. “Lihat saja di Pemilukada walau sebelumnya sudah gembar-gembor siap menang dan siap kalah, begitu Pemilukada selesai, langsung urusannya di MK. Ironisnya, MK pun (ada) bermasalah dalam penanganannya itu,” terang Din. Solusi terbaik dari munculnya kekisruhan pasca Pemilu, dengan cara mewujudkan sebuah koalisi rakyat yang sejati berskala akbar yang terbantuk dari koalisi sejati bersama-sama rakyat. “Semua potensi masalah itu bisa diselesaikan kalau saja terbentuk koalisi akbar, koalisi yang sejati dengan rakyat. Dan saya yakin kalau banyak anak-anak bangsa kita yang berwawasan arif yang mau bersatu sehingga bisa terjamin tetap terjaganya keutuhannya. Selain itu, harus menjadi kesadaran bersama kalau Pemilu adalah sarana demokrasi yang damai dan proses pembelajaran politik,” pungkas Din. (ind)
Koalisi Akbar untuk Hindari Konflik Pemilu
Sabtu 01-03-2014,09:03 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 16-03-2026,13:43 WIB
BREAKING NEWS: Mayat Perempuan di Kamar Kos Cirebon Diduga Korban Pembunuhan
Senin 16-03-2026,00:20 WIB
8 Golongan Penerima Zakat Fitrah Jelang Lebaran 2026, Siapa Saja yang Berhak?
Senin 16-03-2026,00:09 WIB
Klasemen Persib Terbaru Usai Ditahan Imbang Borneo FC 1-1
Senin 16-03-2026,11:08 WIB
Walikota Cirebon Disomasi, Bidang Hukum Partai Golkar Bantah Ada Perjanjian Biaya Jasa Advokat
Senin 16-03-2026,02:41 WIB
Bocoran Mobil Listrik Chery Terbaru 2026: Exeed EX7 Siap Meluncur, SUV Premium Kecepatan 200 Km per Jam
Terkini
Senin 16-03-2026,20:54 WIB
Viral! Siswa SD di Lombok Tengah Minta Keadilan ke Presiden Prabowo soal MBG
Senin 16-03-2026,20:17 WIB
Arus Mudik Mulai Terasa, 68 Ribu Kendaraan Melintas di Jalur Bypass Cirebon
Senin 16-03-2026,20:01 WIB
Aston Cirebon Hadirkan Halal Bihalal Buffet Lebaran, Harga Mulai Rp230 Ribu
Senin 16-03-2026,19:35 WIB
Kapolres Cirebon Kota Turun Langsung Cek Keamanan Grage Mall Jelang Idulfitri
Senin 16-03-2026,19:05 WIB