ZURICH - Para pesepak bola tidak akan lagi leluasa menyampaikan pesan yang biasanya terpampang pada kaus dibalik jersey. FIFA akan melarang para pemain menunjukkan pesan, slogan, atau gambar apa pun. Jika dalam beberapa tahun terakhir hanya pesan politis, agama, serta iklan yang dilarang, kini pesan pribadi pun ikut dilarang. Larangan itu merupakan salah satu hasil kesepakatan dalam pertemuan Dewan Asosiasi Sepak bola Internasional (IFAB) di Zurich, Swiss. Pertemuan itu dipimpin langsung Presiden FIFA Sepp Blatter. \"Sekarang tidak ada slogan atau gambar apa pun pada kaus dalam, bahkan yang bernilai baik sekali pun. Ini akan berlaku mulai 1 Juni dan akan didorong dalam penyelenggaraan Piala Dunia (2014),\" kata Sekjen FIFA, Jerome Valcke. Selama ini, belum ada kesepakatan yang jelas mengenai penyampaian pesan, gambar, atau slogan, dibalik kostum pemain. Keputusan hukuman atas pesan-pesan di kaus dalam kerap disebut subjektif. Dengan adanya larangan baru tersebut, akan lebih mudah membuat regulasinya. \"Kami berpikir itu akan jadi aturan paling sederhana untuk citra sepak bola yang didasarkan pada tak ada ruang bagi slogan, gambar atau berbagai logo alternatif di kaus dalam,\" ungkap salah satu anggota IFAB, Alex Horne yang mewakili FA Inggris. Selama ini banyak pesepak bola yang kerap menggunakan kaus dalam berisikan pesan, slogan, atau gambar. Biasanya mereka menunjukkan pesan tersebut selepas mencetak gol. Gelandang Spanyol Andres Iniesta melakukan salah satu yang terkenal pada Piala Dunia 2010. Dia mencopot kausnya dan menunjukkan kaus dalamnya yang disertai tulisan pesan yang didedikasikan pada mendiang Dani Jarque. \"Dani Jarque, always with us\" yang berarti, Dani Jarque selalu bersama kita. Jarque adalah eks pemain Espanyol yang meninggal akibat serangan jantung pada Agustus 2009. Lainnya, yang ditunjukkan oleh Mario Balotelli di Premier League 2011. Pemain Italia yang saat itu memperkuat Manchester City menunjukkan tulisan \"Why Always Me?\" di kaus dalamnya usai mencetak gol ke gawang rival sekota City, Manchester United. Usulan pelarangan pesan apa pun di kaus itu berasal dari Inggris. Banyak pesan positif untuk pribadi tertentu, tetapi juga tak jarang ada yang mengundang kontroversi. Dengan larangan ini, semua pemain tidak diperbolehkan untuk melakukan aksi tersebut. \"Lebih baik untuk sekalian mengatakan tidak, dan mendapatkan situasi yang jelas,\" tambah Valcke. (ady)
Kaus Dalam Bersih Pesan
Senin 03-03-2014,12:45 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 23-09-2026,10:01 WIB
Tagihan PDAM Cirebon Naik? Simak Penjelasan Dirut
Rabu 23-09-2026,10:47 WIB
Dugaan Penipuan Modus BPJS: 3 Warga Majalengka Lapor Polisi, Kerugian Rp11,2 Juta
Rabu 23-09-2026,08:42 WIB
Selangkah Lagi WNI, Taisei Marukawa Terus Pamer Ketajaman di Super League
Rabu 23-09-2026,08:29 WIB
Menarik Energi Positif, 10 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan ini Gak Cuma Bawa Hoki, Tapi Juga Rezeki
Rabu 23-09-2026,09:30 WIB
Awet Seharian! 5 Rekomendasi HP Oppo Harga 1-2 Jutaan RAM Besar untuk Pelajar dan Pekerja Lapangan
Terkini
Kamis 24-09-2026,05:16 WIB
Prediksi Hasil Babak Grup Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Potensi Juara Sangat Tinggi!
Kamis 24-09-2026,05:15 WIB
9 Tanaman Hias Tahan Kering untuk Rumah, Jarang Disiram, Tahan Minim Cahaya dan Tidak Gampang Layu
Kamis 24-09-2026,05:14 WIB
Ini Jawaban Tegas Laurin Ulrich Saat Dikaitkan ke Naturalisasi Timnas Indonesia, Lebih Pilih Jerman?
Kamis 24-09-2026,05:13 WIB
5 Rekomendasi Tablet Murah Under 5 Jutaan, yang Punya Baterai Up To 8000 mAH, dengan Penyimpanan Lega
Kamis 24-09-2026,05:03 WIB