BANDUNG - Batal beruji coba melawan klub asal Malaysia, T-Team, Senin (3/3), Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman memang merasa kecewa. Pasalnya, karena batal, dia pun gagal bisa mengukur kekuatan timnya. Atep cs sendiri kali terakhir merasakan atmosfer pertandingan uji coba melawan IM UD Rahayu, Sabtu (22/2). Melawan tim yang kurang sepadan, Maung Bandung mampu menang 8-0. \"Sangat disayangkan hari ini (kemarin) tidak jadi (melawan T-Team). Padahal kalau jadi, kita bisa mengukur kekuatan tim setelah beberapa hari latihan pasca pertandingan terakhir,\" imbuh pelatih yang akrab disapa Djanur itu. Djanur mengakui, timnya sangat memerlukan laga uji coba melawan tim berkualitas saat ini, sebagai persiapan untuk menghadapi laga tandang kontra Barito Putera akhir pekan ini (9/3). \"Sangat merasa perlu untuk melakukan uji coba sebelum tanggal 9 (jadwal laga melawan Barito Putera) sebagai kontrol game persiapan pertandingan,\" tutur eks Pelatih Pelita Jaya itu. Setelah batal berjumpa T-Team, Djanur pun sudah menyiapkan rencana uji coba pengganti, yakni dengan menjajal tim lokal, UNI Bandung untuk menjaga atmosfer pertandingan. Laga tersebut direncanakan hari ini. \"Lawannya UNI, dan tadi (kemarin) sudah kita hubungi,\" tandasnya. Djanur mengaku terganggu dengan pembatalan tersebut. Parahnya, alas an batal bertanding melawan T-Team karena alasan keamanan. “Saya sudah mengusahakan untuk uji coba. Tapi tidak bisa di Bandung karena pertandingan karena jelang Pemilu. Jadi ya paling-paling bisa main di luar negeri,” ungkap Djanur. Pelatih berusia 55 tahun itu akan berupaya untuk membawa pasukannya ke wilayaha Asia Tenggara untuk melakukan tur. Seluruh wilayah di Indonesia memang tidak diperbolehkan untuk menggelar pertandingan sepak bola di dalam negeri baik pertandingan resmi maupun uji coba. “Saya sedang mengusahakan itu, yang sudah direncanakan ada dua pertandingan. Cuma belum pasti digelar dimana, ya paling di sekitaran Malaysia. Musim ini memang agak sulit ya apalagi masalah jadwal karena ini saja break selama satu bulan,” tambahnya. Rehat kompetisi bukan hanya terjadi di bulan ini saja. Dikatakan Djanur, pada pertengahan tahun sekitar Juli nanti, akan ada masa jeda. Untuk seorang pelatih klub sepak bola, jadwal yang tidak menentu memang menyulitkan karena menu latihan yang akan diberikan kepada pemainnya juga akan ikut berubah. “Saya sudah menerima jadwal lagi, ada break di Juli dan Agustus. Memang break-nya terlalu lama dan tidak ideal. Tapi apa boleh buat memang adanya seperti itu. Ini situasi yang sulit bagi pelatih, bukan bagi saya saja, tapi juga seluruh pelatih di Indonesia,” tukasnya. (ran/net/mid)
T-Team Batal, Tantan UNI Hari Ini
Selasa 04-03-2014,12:30 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 10-06-2026,16:30 WIB
7 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan Terbaik 2026: Cocok untuk Gaming, Fotografi dan Konten Kreator
Rabu 10-06-2026,18:30 WIB
10 Weton Balungan Sugih Diprediksi Kebanjiran Rezeki di Segala Kondisi, Boros tapi Sulit Miskin
Rabu 10-06-2026,17:30 WIB
Terbebas dari Masalah Keuangan: 5 Zodiak Ini Diprediksi Bakal Kaya Raya di Tahun 2026
Rabu 10-06-2026,20:01 WIB
Harga Sembako Melambung, 934 Keluarga di Desa Gagasari Cirebon Dapat Bantuan Pangan
Rabu 10-06-2026,19:27 WIB
Terkatung-katung di SPMB 2026, Orang Tua Khawatir Anak Gagal Masuk Sekolah
Terkini
Kamis 11-06-2026,16:00 WIB
Alhamdulillah, Gaji PPPK Masuk APBN, Ini Dampaknya bagi Guru dan ASN PPPK di Seluruh Indonesia
Kamis 11-06-2026,15:32 WIB
KAI Daop 3 Cirebon Imbau Warga Jaga Keselamatan Perjalanan KA Jelang Libur Sekolah
Kamis 11-06-2026,15:05 WIB
Wali Kota Cirebon Hadiri Forum Kunci Bersama, AHY Tekankan Sinkronisasi Pembangunan Daerah dan Nasional
Kamis 11-06-2026,14:59 WIB
Murka Ibnu Riyanto, Jalan ke Proyek Trusmiland Klayan Diportal Sepihak: Melanggar Hukum
Kamis 11-06-2026,14:43 WIB