IPB Cirebon Hadirkan Prodi Bisnis dan Manajemen Ritel

Senin 10-03-2025,12:30 WIB
Reporter : Khoirul Anwarudin
Editor : Leni Indarti Hasyim

CIREBON, RADARCIREBON.COM - Institut Prima Bangsa (IPB) Cirebon terus berinovasi dalam menghadirkan Program Studi (Prodi) baru yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman. Mulai tahun akademik 2025/2026, IPB Cirebon siap menghadirkan prodi baru, yakni Bisnis dan Manajemen Ritel.

Kepastian hadirnya Prodi baru di IPB Cirebon ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IV Provinsi Jawa Barat dan Banten Dr Lukman ST MHum kepada Rektor IPB Cirebon Dr Mahfud MSi MKom. Penyerahan dilakukan pada Jumat lalu (28/2/2025).

Wakil Rektor Bidang Akademik IPB Cirebon Metta Mariam SKom MPd mengatakan bahwa penambahan prodi baru ini akan melengkapi lima prodi yang sudah ada, yakni Sastra Inggris, Sastra Jepang, Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (PTIK).

Dengan hadirnya Prodi Bisnis dan Manajemen Ritel ini, akan semakin menambah keragaman rumpun ilmu di IPB Cirebon. “Sebelumnya kita hanya ada 2 rumpun ilmu, yaitu bahasa dan pendidikan, sekarang dengan hadirnya Prodi Bisnis dan Manajemen Ritel akan maka rumpun ilmu yang kita punya lebih berwarna" katanya kepada Radar Cirebon.

BACA JUGA:Pra Koperasi Mawar RW 06 Kesambi Bagikan Bingkisan Lebaran

Lebih lanjut Metta mengungkapkan dengan terbitnya SK tersebut, maka mulai tahun akademik 2025/2026, pihaknya akan mulai menerima mahasiswa baru untuk Prodi tersebut. Prodi Bisnis dan Manajemen di IPB Cirebon ini pun menjadi yang pertama dan satu-satunya di wilayah III Cirebon.

Menurutnya, saat ini bidang bisnis dan manajemen merupakan bidang yang menarik dan berkembang dengan cepat. Oleh karena itu, dengan adanya prodi baru diharapkan akan semakin memperkuat komitmen IPB Cirebon dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

“Di prodi ini, tidak hanya mempelajarai ekonomi secara makro dan mikro, tapi juga bagaimana menerapkan strategi pemasaran, baik di tingkat nasional maupun internasional. Lalu, juga ada bisnis digital dan manajemen untuk UMKM. Selain itu kita juga punya keunggulan di bidang bahasa, sehingga tidak hanya diajarkan bahasa Inggris, tetapi juga akan diajarkan bahasa Jepang," katanya. (awr/opl)

BACA JUGA:DPRD Ungkap Tantangan Mendesak Kepemimpinan Imron-Jigus

Kategori :