"Kemudian melakukan pertolongan. Kejadian kemarin kan artinya petugas di lautnya enggak ada," ujar dia.
Kemudian, Dedi Mulyadi juga mengingatkan pengelola wisata untuk menyiapkan SDM yang kompeten dan pencegahan berbagai kemungkinan insiden yang terjadi.
"Jangan hanya fokus menerima uang tiket yang masuk. Tetapi juga harus memikirkan, menyiapkan orang-orang yang memiliki kemampuan melakukan pencegahan sebuah peristiwa musibah," ucap Dedi Mulyadi.
BACA JUGA:Perbandingan Memasak Ketupat Lebaran Pakai Presto atau Digodok Lama, Ini Kata Emak-emak
BACA JUGA:Sebut Timnas Indonesia Tak Layak Tampil di Piala Dunia, Kees Kwakman Kini Klarifikasi
Lebih lanjut, gubernur juga menyoroti masalah percaloan tiket yang berpotensi terjadi saat masa liburan lebaran.
Selain itu ia juga menyoroti agar tidak ada pemandu abal-abal di lokasi wisata saat masa liburan lebaran.
"Dan kemudian, tidak boleh ada percaloan tiket. Tidak boleh ada duplikasi parkir. Tidak boleh ada pungutan parkir liar."
"Tidak boleh ada pemandu wisata abal-abal yang orang tersesat dibawa lebih tersesat," pungkasnya. (*)