"Kami sekeluarga terus dihantui rasa takut dan khawatir apalagi saat hujan turun. Terimakasih juga buat pemerintah desa yang terus memantau dan mendampingi kami sekeluarga,“ ujarnya.
Sementara, Kuwu Desa Blender, Gugum , merasa atas peristiwa longsor akibat abrasi Sungai Cimanis yang mengancam satu rumah warganya tersebut.
Namun, dirinya terus berkoordinasi dengan pihak BPBD Kabupaten Cirebon maupun BBWS Cimanuk-Cisanggarung untuk memohon segera adanya realisasi bantuan.
BACA JUGA:Akibat Pengemudi Ngantuk, Mobil Tabrak Warung Nasi, Begini Kondisinya
BACA JUGA:Muncul Aksi Unjuk Rasa Jalan Rusak Jilid II, H Dade: Pemerintah Sudah Beri Jawaban, Mari Kita Kawal
“Kami masih terus berusaha dan berkoordinasi agar mendapat kucuran bantuan baik dari Pemkab, Provinsi maupun BBWS Cimanuk-Cisanggarung."
"Tentunya, kami tidak bisa berdiam diri saja, harus segera dilakukan langkah cepat sebelum terjadinya longsor susulan yang semakin meluas dan menggerus rumah warga,“ singkatnya. (*)