Kasus Kebakaran di Kabupaten Cirebon Turun Drastis, Ini Kuncinya

Senin 30-06-2025,09:05 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Moh Junaedi

Tidak berhenti di situ, Kabupaten Cirebon juga memiliki aplikasi Sistem Pengawasan Alat Proteksi Kebakaran (Siwasprokar). 

Aplikasi ini memudahkan pemantauan alat proteksi di berbagai gedung, sehingga risiko kebakaran bisa diminimalkan sejak dini.

BACA JUGA:Lionel Messi Tak Berdaya, PSG Hancurkan Inter Miami 4 Gol Tanpa Balas

BACA JUGA:Timnas Putri Indonesia Berpeluang Lolos ke Piala Asia Usai Kalahkan Kirgistan

Selain itu, Kabupaten Cirebon kini memiliki 10 pos sektor Damkar yang semuanya terhubung dengan layanan darurat call center 112 milik Diskominfo.

"Ini semua kerja kolaborasi. Pencegahan sama pentingnya dengan pemadaman,” tegas Ferry.

Ditambahkannya, turunnya angka kebakaran bukan hanya soal data. Ada cerita tentang kesadaran masyarakat yang mau belajar, mau berbagi peran, dan sigap menyalakan alarm pencegahan sebelum api membakar harapan. 

Atas capaian tersebut, Kabupaten Cirebon bahkan menarik perhatian Komisi A DPRD Kota Magelang. 

BACA JUGA:Sapu Bersih Kemenangan, Kobe FC Jawara Fourfeo U-40

BACA JUGA:PPPK Guru dan Tendik Langsung Takbir usai Sufmi Dasco Janjikan Hal Ini

Rombongan yang dipimpin Wakil Ketua Komisi A, Adi Chandra Pamungkas AMd, datang khusus untuk belajar penanganan sub-urusan kebakaran sebagai bagian dari pelayanan dasar ketenteraman dan perlindungan masyarakat.

"Kami sudah mandiri, tidak lagi bergabung dengan satuan kerja lain seperti di Magelang yang masih di bawah Satpol PP," ujarnya. 

Kategori :