Pemkab Majalengka Incar Hadiah Rp9 Miliar, Digelar Lomba Desa Tingkat Provinsi Jabar

Rabu 06-08-2025,19:00 WIB
Reporter : Tatang Rusmanta
Editor : Yuda Sanjaya

Pelaksanaan Lomba Pembangunan Desa dan Kelurahan 2025, akan digelar serentak di seluruh wilayah Jawa Barat mulai 1 Agustus hingga Desember 2025. 

BACA JUGA:Anggaran Rp700 Juta, Ini Sumber Dana Pembangunan Lapangan Indoor SMAN 1 Majalengka

Penilaian akan mencakup berbagai aspek penting seperti kebersihan lingkungan, pengelolaan keuangan secara transparan, keberhasilan program keluarga berencana, pemberdayaan ekonomi, penguatan toleransi sosial, hingga inovasi pelayanan publik.

Bupati Eman menekankan pentingnya partisipasi semua elemen. Ia berharap para kepala desa dan perangkatnya menjadikan lomba ini sebagai momentum evaluasi sekaligus peningkatan kualitas tata kelola desa.

"Kita tidak hanya sedang mengikuti lomba. Kita sedang menciptakan wajah baru desa. Ini adalah kesempatan besar yang tidak boleh disia-siakan," ujarnya.

Antusiasme warga mulai terlihat di berbagai platform media sosial. Banyak unggahan dokumentasi kegiatan desa yang menampilkan semangat gotong royong—seperti bersih-bersih lingkungan, pelatihan UMKM, hingga penghijauan dan revitalisasi koperasi.

BACA JUGA:Borneo FC Seleksi Pemain Muda di Majalengka

Dari sisi pemberdayaan keluarga dan perempuan, Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka, Iim Maemunah Suherman, memainkan peran strategis. 

Ia menyebut bahwa PKK telah menyiapkan agenda sosialisasi serta pendampingan terkait indikator lomba ke seluruh kader desa.

"Banyak aspek penilaian dalam lomba ini yang sejalan dengan program PKK—mulai dari ketahanan keluarga, posyandu, lingkungan, ekonomi rumah tangga, hingga digitalisasi administrasi. Ini adalah ladang kontribusi nyata bagi PKK," ungkap Iim.

Di banyak desa, gerakan PKK kini menjadi motor utama pembenahan. Kegiatan seperti penataan kantor desa, pembangunan taman, pembersihan saluran air, serta pelatihan ekonomi rumah tangga terus digalakkan. Bahkan, beberapa desa telah menyusun rencana kerja khusus untuk menyambut tim penilai lomba.

"Kami ingin PKK menjadi ujung tombak perubahan dari rumah hingga ke ruang publik. Ketika keluarga kuat, desa pun akan ikut kuat," tambahnya.

Kategori :