KUNINGAN – Program bantuan dana hibah Seribu Kobong (asrama) yang digulirkan Pemprov Jabar terus jadi sorotan. Bahkan dugaan penyunatan terhadap dana bantuan itu menjadi perhatian Bupati Hj Utje Ch Suganda. Kabag Kesra Setda, Drs H Toto Toharudin MPd mendapat teguran dari orang nomor satu di kota kuda tersebut. Ini diakui sendiri oleh Toto Toharudin kala ditemui Radar di lingkungan Setda kemarin (28/4). Saat briefing (pengarahan) dirinya ditegur bupati menyangkut dana bantuan tersebut. “Tadi saya ditanya sama Bupati tentang dana bantuan yang ramai di media massa,” ujar Toto. Atas teguran itu, pihaknya akan meminta data penerima bantuan kepada Pemprov Jabar. Jika keberatan maka pihaknya akan meminta paksa dengan melayangkan surat secara resmi. Sebab tanpa mengetahui siapa penerima, maka pihaknya tidak bisa melakukan penelusuran. “Memang dulu saya pernah ke Gedung Sate menanyakan data penerima bantuan. Tapi waktu itu tidak dikasih. Karena sekarang kejadiannya seperti ini maka saya harus meminta lagi secara resmi,” ungkapnya. Terpisah, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Drs H Apang Suparman MSi mengaku tidak tahu menahu soal dana bantuan itu. Sebab dana tersebut tidak masuk APBD Kuningan, baik pada 2013 maupun tahun ini. “Tidak lewat pemda, angkanya tidak masuk APBD,” jawab pejabat bertubuh jangkung itu singkat. Sementara itu, isu menyangkut penyaluran dana hibah Seribu Kobong kian menjadi buah bibir. Bahkan hal tersebut menjadi pembicaraan hangat kalangan pengelola SMK swasta. Dari keterangan yang diperoleh Radar, awalnya yang mau diberikan bantuan itu berdasarkan usulan dari SMK swasta. “Dulu yang mau dikasih itu berdasarkan usulan dari SMK swasta melalui BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Swasta). Karena cukup banyak SMK swasta yang berbasiskan ponpes. Tapi enggak tahu sekarang mengalirnya ke mana,” tutur salah seorang pengelola yayasan SMK swasta yang meminta namanya tidak dikorankan. Ketika hendak dikonfirmasikan, Ketua BMPS Drs Cece Priyatna tidak bisa ditemui. Menurut salah seorang pengurus BMPS, Cece sedang istirahat lantaran baru pulang dari luar kota. Kepala Kemenag Kuningan H Agus Abdul Kholik MM pun turut memberikan jawaban menyangkut dana program Seribu Kobong. Dia menegaskan, bahwa kucuran dana tersebut tidak melalui kemenag. “Enggak lewat kemenag, biasanya sih lewat jalur PKS, tapi ketua PWNU Jabar punya akses ke gubernur. Di Ciamis juga begitu sejumlah ponpes mendapatkan bantuan serupa. Kabarnya sih tahun ini juga ada,” ujar pejabat yang tinggal di Ciamis tersebut. (ded)
Kabag Kesra Ditegur Bupati
Selasa 29-04-2014,10:43 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 27-09-2026,16:29 WIB
8 Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat, Tahan Minim Cahaya, Hunian Makin Asri & Cocok di Berbagai Ruangan
Minggu 27-09-2026,19:00 WIB
Misteri Kematian Istri Dokter Cirebon, Puslabfor Turun Tangan Periksa Rumah di Babakan
Minggu 27-09-2026,12:30 WIB
Bukan Sekadar Model, 9 SUV Bekas Harga Rp130 Jutaan Punya Keunggulan Kapasitas, Mesin, Fitur dan Kenyamanan
Minggu 27-09-2026,14:32 WIB
6 Motor Listrik Paling Tangguh Buat Touring Jarak Jauh, Kecepatan Tinggi & Baterai Awet!
Minggu 27-09-2026,11:00 WIB
5 Fakta Menarik Timnas Indonesia VS Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026, Full Naturalisasi dan Tradisi Ditiadakan
Terkini
Senin 28-09-2026,08:41 WIB
Mobil Listrik Changan Nevo Q05 Baru Diperkenalkan, Pesanannya Langsung Tembus 1.000 Unit!
Senin 28-09-2026,08:40 WIB
6 Mobil Bekas 7-Seater AC Double Blower, Harga Rp100 Jutaan dengan Kabin Sejuk dan Pilihan MPV-SUV
Senin 28-09-2026,08:00 WIB
6 Tanaman Hias Indoor yang Bikin Rumah Adem & Estetik, Nomor 5 Disebut Ampuh Bersihkan Udara!
Senin 28-09-2026,07:39 WIB
Harga iPhone Diprediksi Makin Mahal, Biaya RAM Naik Saat Industri AI Berebut Memori hingga 2028
Senin 28-09-2026,07:38 WIB