Pemerintah Desa Tundagan, lanjut Apung, tidak tinggal diam dan telah berupaya melaporkan setiap kejadian kepada instansi terkait, serta memberikan solusi pencegahan.
Pihaknya bersyukur, kini instansi dari Kabupaten, seperti BKSDA dan instansi terkait lainnya, telah turun tangan ikut mencari solusi atas masalah yang meresahkan warga ini.
BACA JUGA:Kapan Seleksi CPNS 2026 Dibuka? Berikut Keterangan Terbaru dari KemenPAN-RB
Sementara itu, Toto Sunarto menyampaikan kepada pemerintah, khususnya BKSDA untuk membantu pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kami memohon khususnya kepada pemerintah membantu kami untuk pencegahan," ucapnya.
Diharapkan yang diberikan perlindungan kawat berduri pada kandang tidak hanya peternak yang korban saja.
"Tapi, BKSDA dapat memberikan kawat berduri pada semua peternak khusus di desa kami," pungkasnya. (*)