ANJATAN – Kendati sudah ada fasilitas pendistribusian air untuk kebutuhan produksi pertanian, namun sejumlah desa di Kecamatan Anjatan belum bisa mendapatkan pasokan sesuai kebutuhan. Di antaranya Desa Bugis dan Bugis Tua. Meski sudah memiliki embung (penyimpan air), namun kebutuhan di dua desa tersebut masih kurang. Selama ini embung di Blok Encle yang dibangun sekitar tiga tahun lalu, hanya bisa memasok air kurang dari setengah lahan pertanian. Padahal kapasitas air pada embung tersebut jika dikelola dengan baik, dirasa cukup. Hanya saja, dari kondisi yang terjadi di embung itu kurang efektif. Kendalanya, selain telah terjadi pendangkalan, juga terdapat beberapa sarana lainnya yang kini mengalami kerusakan. “Kami berharap pemerintah segera memperbaiki, sekaligus melakukan normalisasi untuk meningkatkan fungsi embung. Akibat kurangnya pasokan, meski sudah ada embung, petani terpaksa harus membikin bor,” ujar Sirad (50), salahsatu petani setempat. Menanggapi keluhan warga, Wakil Ketua Komisi D DPRD Indramayu, TH Beny SE berjanji akan merespons permasalahan yang dihadapi. Sebagai tindak lanjut, pihaknya bersama Dinas PU Pengairanmeninjau langsung embung yang ada di Desa Bugis Tua, Rabu (20/4). Ia didampingi sejumlah anggota Komisi D lainnya dan Kabid Data Tekhnik pada Dinas PU Pengairan, Sutiyono, ST. Menurut Beny, embung tersebut memang perlu segera diperbaiki. “Kami berharap kepada pemerintah segera melakukan perbaikan. Supaya pasokan air terhadap lahan pertanian di Anjatan bisa terpenuhi. Jika itu bisa segera dilakukan, akan berpengaruh pada hasil produksi pangan,” jelas anggota dewan dari Dapil VI eks Kawedanaan Haurgeulis itu. Sementara Kabid Data Tekhik PU Pengairan, Sutiyono menjelaskan, embung tersebut mempunyai kapasitas air sebanyak 12 ribu meter kubik. Hanya saja, akibat terjadi pendangkalan air yang ada kurang dari setengahnya. Adanya keinginan petani itu, pihaknya akan menindak lanjutinya untuk melakukan perbaikan.“ Hanya saja, jika anggaran Kabupaten tidak cukup untuk melakukan perbaikan, maka kita ajukan permohonan ke Pemrov Jabar atau pusat,” ujar Sutiyono. (kom)
Kapasitas Embung Masih Kurang
Kamis 21-04-2011,06:00 WIB
Reporter : Dedi Darmawan
Editor : Dedi Darmawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 24-07-2026,03:58 WIB
6 Mobil Bekas Murah yang Layak Dibeli Sekarang, Nyaman untuk Touring, Irit BBM, Tangguh dan Ramah Kantong
Jumat 24-07-2026,04:16 WIB
Live Persib Bandung vs Arema FC Piala Presiden 2026: Laga Perdana Sang Juara, Debut Igor Tolic sebagai Coach
Jumat 24-07-2026,05:14 WIB
Daftar HP Mewah Oppo Terbaru 2026, Kamera Hasselblad dan Baterai Jumbo Jadi Andalan
Jumat 24-07-2026,05:30 WIB
Mulai 50 Jutaan, Ini 5 Rekomendasi Mobil Bekas Layak Beli 2026, Jaringan Servis dan Sparepart Gampang Dicari
Jumat 24-07-2026,08:24 WIB
Rekomendasi Cafe Hits di Majalengka dengan Spot Foto Instagramable, yang Mana Favoritmu?
Terkini
Jumat 24-07-2026,19:01 WIB
Hebat! Pelaut Asal Cirebon Dipuji Agency Korea, Peluang Kerja Internasional Makin Terbuka
Jumat 24-07-2026,18:33 WIB
Miris! 36 Jamaah Umrah Cirebon Terlantar 3 Hari di Bandara, Owner Travel Dilaporkan ke Polresta
Jumat 24-07-2026,18:00 WIB
Hari Anak Nasional Momentum Tekan Dampak Perceraian, Agus Salim Ajak Orang Tua Utamakan Mediasi
Jumat 24-07-2026,17:46 WIB
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja Lengkap: Cek Jam Tayang dan Link Streaming di Sini
Jumat 24-07-2026,17:12 WIB