Menurutnya, ajang ini memiliki peran strategis dalam menjaring dan membina bibit-bibit atlet muda potensial.
BACA JUGA:Supermoon Terlihat di Kuningan, Bulan Lebih Dekat dan Terang Meski Tertutup Awan
BACA JUGA:Ratusan Pencari Kerja Serbu Disnaker Cirebon, Rebutkan 35 Posisi di Perusahaan F&B Baru
“KONI sangat menyambut baik Popkota ini. Meskipun jadwalnya mundur, kegiatan ini tetap menjadi wajah pembinaan bagi bibit-bibit atlet masa depan,” ujarnya.
Andru – sapaan karibnya – menegaskan pentingnya sinergi antara Dispora dan KONI dalam proses pembinaan atlet.
Menurut dia, Dispora bisa fokus pada tahap pembibitan atlet usia dini, sementara KONI berperan dalam pembinaan lanjutan bagi atlet yang sudah berprestasi.
“Harapan kami, setelah Popkoya ini selesai, kita bisa memetakan cabang-cabang olahraga unggulan untuk jangka panjang, termasuk persiapan menuju Porprov 2026 dan Popkota 2030,” jelasnya.
Ia juga menyoroti perlunya dukungan anggaran dan perhatian dari pemerintah daerah agar pembinaan olahraga di Kota Cirebon berjalan berkesinambungan.
“Harapan kita, program pembinaan ini bisa berjalan terus-menerus. Atlet-atlet berprestasi dari Popkota dapat menjadi bagian dari kontingen Kota Cirebon di ajang Porprov berikutnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Kesambi, Eka Awan Sulistyawan Sukanto menyebut pihaknya mengirimkan sekitar 373 atlet pelajar untuk mengikuti hampir seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan dan itu menjadi yang terbanyak kedua setelah Kecamatan Harjamukti.
“Kalau untuk kontingen kami kurang lebih 373-an, hampir semua mata pertandingan kami ikuti. Hanya tiga cabang yang eksibisi,” ujarnya.
Eka menargetkan Kesambi dapat kembali meraih juara umum untuk tingkat sekolah dasar (SD).
“Harapannya, kami bisa mempertahankan gelar juara umum tingkat SD dengan meraih medali emas terbanyak,”pungkasnya.
Dengan jumlah peserta mencapai ribuan atlet dan melibatkan puluhan sekolah, Popkota Cirebon 2025 diharapkan menjadi wadah kompetisi yang sehat sekaligus ajang pembinaan prestasi olahraga pelajar di Kota Udang.