Usai olah TKP dan mengumpulkan potongan tubuh korban, Polisi langsung membawanya ke kamar mayat RSD Gunung Jati, Kota Cirebon.
"Korban belum diketahui identitasnya dan tewas diduga tertabrak kereta api. Kondisi korban sangat mengenaskan badanya tercecer di rel kereta api. Dan sekarang mayatnya sudah dibawa ke kamar mayat RSD Gunung Jati," ungkap Kanit Reskrim Polsek Astanajapura Ipda Imron SH kepada RadarCirebon.Com di lokasi kejadian, Senin (10/11/2025).
Hingga kini Polisi masih mencari identitas korban dan mencari tahu penyebab pasti peristiwa tersebut. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian tidak mengenali jasad pria tersebut.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Muhibuddin membenarkan adanya peristiwa seorang pria tanpa identitas tertabrak kereta api.
"Benar telah terjadi peristiwa itu. Kejadian tadi pagi (10/11/2025) sekitar pukul 09.52 WIB. Korban Tertemper KA Menoreh relasi Stasiun Semarang Tawang-Stasiun Pasar Senen," ujarnya.
Menurut Muhibuddin, masinis kereta api Menoreh sempat membunyikan klakson atau semboyan.
"Masinis sudah membunyikan semboyan 35 (klakson), akan tetapi temperan tidak terhindari," pungkasnya.