Sirsak mengandung acetogenins, senyawa aktif yang menurut beberapa penelitian laboratorium memiliki efek antikanker. Senyawa ini menunjukkan kemampuan dalam menghambat pertumbuhan sel abnormal.
BACA JUGA:Pencurian Minimarket di Kuningan, Pelaku Mantan Karyawan: Butuh Uang untuk Beli Susu
BACA JUGA:Berkeliaran Berhari-hari dan Agresif, Kera Ekor Panjang Dievakuasi Damkar di Kuningan
Namun demikian, temuan ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia. Sirsak tidak boleh dijadikan pengganti pengobatan medis.
Jadi, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakannya sebagai terapi tambahan.
4. Membantu Menurunkan Risiko Peradangan
Sirsak memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu mengurangi pembengkakan, nyeri sendi, dan peradangan ringan.
Ini membuatnya sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk meredakan nyeri otot atau keluhan tubuh tertentu.
5. Menunjang Kesehatan Pencernaan
Serat alami dalam buah sirsak sangat bermanfaat untuk melancarkan sistem pencernaan. Kandungan serat membantu mencegah sembelit, memperbaiki flora usus, serta menurunkan risiko gangguan pencernaan lainnya.
6. Menurunkan Tekanan Darah
Beberapa senyawa dalam sirsak, seperti kalium dan magnesium, berperan dalam mengontrol tekanan darah.
Senyawa acetogenins juga disebut memiliki efek vasodilator alami yang membantu melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar.
7. Membantu Mengontrol Gula Darah
Penelitian tertentu menunjukkan bahwa ekstrak buah atau daun sirsak dapat membantu menurunkan kadar gula darah.
Hal ini berkaitan dengan kemampuannya mengatur metabolisme glukosa dan meningkatkan sensitivitas insulin.