Gagasan Besar Gubernur Jabar: Pindad dan PTDI Berpotensi Pindah ke Kertajati

Jumat 21-11-2025,19:33 WIB
Reporter : Moh Junaedi
Editor : Rusdi Polpoke

"PT Dirgantara Indonesia kalau dikeluarin dipindahin kesana, saya pikir itu juga bisa, karena nilai ekonominya di Bandung sangat tinggi. Barang kali itu saja," ujarnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pengembangan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) serta rencana kawasan industri pertahanan di Kertajati.

"Saya mendapat informasi bahwa MRO tidak hanya untuk pesawat sipil, tetapi juga pesawat militer."

"Nanti rekan-rekan dari Kementerian Pertahanan akan membicarakan hal ini bersama," ujar Rachmat.

Ia menyoroti pentingnya percepatan pemanfaatan lahan agar tidak menimbulkan pembiayaan rutin yang membebani pemerintah daerah.

"Kalau lahan tidak dimanfaatkan, setiap tahun Pemda harus mengeluarkan biaya. Lebih baik dikeluarkan sekarang dan setelah itu memberikan dampak ekonomi," katanya.

Bappenas memastikan proses perencanaan teknis akan terus berjalan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui tim perencana yang sejak awal menangani proyek tersebut.

"Kami dari Bappenas tugasnya menyiapkan percepatan perencanaannya. Nanti yang memanfaatkan pertama-tama adalah Pemerintah Provinsi Jabar," ujarnya.

Menurut Rachmat, pengembangan kawasan industri pertahanan terpadu di Kertajati memiliki nilai strategis yang tinggi dan berpotensi menjadi satu-satunya kawasan serupa di Asia.

"Kalau itu terjadi, barangkali satu-satunya kawasan di Asia yang bisa kita kembangkan di sini (Jawa Barat)," ujarnya.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan dan pengoperasian Sustainable Aerospace Park Kertajati sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. (*)

Kategori :