Dimensity 7100: Performa Kencang dan Efisien
Untuk dapur pacunya, Infinix mempercayakan MediaTek Dimensity 7100, chipset generasi baru yang menjadi penerus Dimensity 7050. Prosesor ini mengusung konfigurasi octa-core dengan empat inti Cortex-A78 berkecepatan hingga 2,4 GHz dan empat inti Cortex-A55 untuk efisiensi daya.
Dipadukan dengan GPU Mali-G610, performa grafisnya cukup mumpuni untuk game populer saat ini. Tak hanya itu, Infinix Note Edge juga membawa RAM LPDDR5 dan storage UFS 3.1, kombinasi yang menjamin performa lebih cepat, responsif, dan minim lag.
Kamera Hingga 200 MP dan Konektivitas Lengkap
Menariknya, chipset Dimensity 7100 ini mendukung kamera hingga resolusi 200 MP, membuka peluang bagi Infinix untuk menghadirkan kamera beresolusi tinggi di kelas menengah. Untuk konektivitas, ponsel ini sudah mendukung 5G, Wi-Fi 6, dan Bluetooth 5.4, memastikan pengalaman internet yang lebih stabil dan cepat.
Update Panjang, Nilai Plus Jarang Ada
Salah satu kejutan terbesar datang dari komitmen software. Infinix menjanjikan tiga kali update OS Android utama serta lima tahun patch keamanan. Ini adalah nilai tambah besar, mengingat sebagian besar smartphone midrange hanya mendapat dukungan singkat.
Siap Masuk Indonesia, Harga Jadi Kunci
Infinix Note Edge sudah mengantongi sertifikasi resmi dan memenuhi syarat TKDN di atas 35 persen, menandakan peluncurannya di Indonesia tinggal menunggu waktu. Smartphone ini akan hadir bersamaan dengan Infinix Note 60 dan Note 60 Pro.
Soal harga, jika melihat generasi sebelumnya yang dijual di kisaran Rp2–3 jutaan, besar kemungkinan Infinix Note Edge akan tetap bermain di rentang harga tersebut. Jika prediksi ini benar, maka ponsel ini berpotensi menjadi game changer di pasar midrange Indonesia.
Dengan desain premium, spesifikasi tinggi, dan harga bersahabat, Infinix Note Edge tampaknya siap menjadi incaran baru di tahun 2026.