Cara Kerja di Jepang 2026: Panduan Lengkap Jalur Resmi, Mandiri, dan LPK

Kamis 15-01-2026,15:20 WIB
Reporter : Asep Kurnia
Editor : Tatang Rusmanta

• Manufaktur

• Perawatan lansia (caregiver)

• Industri pendukung lainnya

Keunggulan jalur pemerintah adalah proses yang resmi, transparan, dan relatif murah. Namun, seleksinya cukup ketat karena jumlah pendaftar sangat banyak. 

Biasanya rekrutmen dibuka satu kali dalam setahun, sehingga calon peserta harus mempersiapkan diri jauh-jauh hari, baik fisik, mental, maupun kemampuan dasar seperti bahasa Jepang.

BACA JUGA:Kawasan Plangon Dikeruk untuk Perumahan, DPRD Cirebon Meradang Desak Aktivitas Dihentikan

2. Jalur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)

Alternatif populer berikutnya adalah melalui Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) swasta. Jalur ini banyak dipilih karena prosesnya lebih fleksibel dan kuota keberangkatan lebih rutin.

LPK umumnya menyediakan:

• Pelatihan bahasa Jepang

• Pengenalan budaya dan etos kerja Jepang

• Pelatihan teknis sesuai bidang kerja

• Pengurusan dokumen dan administrasi

Masa pelatihan biasanya berlangsung 3 hingga 5 bulan, tergantung kesiapan peserta. Setelah dinyatakan lulus, peserta akan mengikuti seleksi kerja dari perusahaan Jepang.

Namun, jalur ini membutuhkan biaya pribadi. Rata-rata biaya yang perlu disiapkan berkisar antara Rp20 juta hingga Rp35 juta, mencakup transportasi, akomodasi awal, dan administrasi keberangkatan.

3. Jalur Mandiri (Fleksibel tapi Butuh Persiapan Matang)

Kategori :