Dua calon lawan potensial adalah Club Brugge dan Galatasaray. Meskipun bukan klub besar Eropa, keduanya memiliki karakter menantang.
Galatasaray terkenal dengan atmosfer kandang yang intimidatif dan gaya permainan fisik.
Sedangkan Club Brugge mengandalkan disiplin taktik dan transisi cepat. Juventus, meski lebih berpengalaman, harus tetap waspada menghadapi duel hidup-mati ini.
Sejarah Liga Champions membuktikan bahwa tim unggulan tidak selalu menang mudah.
Inter Milan dan Juventus harus mempersiapkan strategi matang, mental yang kuat, serta performa terbaik di kedua leg jika ingin melaju ke fase berikutnya.
Ringkasan: Inter Milan dan Juventus siap menghadapi undian play-off Liga Champions.
Potensi lawan berat seperti Benfica, Bodo/Glimt, Galatasaray, dan Club Brugge siap menguji kekuatan Serie A di Eropa.