"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, mohon kesabarannya," demikian keterangan tersebut.
Sampai dengan berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut dari perusahaan mengenai penyebab kebocoran dan estimasi waktu pemulihan.
Saat ini, petugas melakukan pembuatan jalur untuk mengalirkan air agar tidak menggenangi jalan.
Sementara itu, sejumlah warga mengeluhkan tidak bisa beraktivitas karena tidak ada air bersih.
"Katiasa, Harjamukti, mati," kata Anisah melaporkan kondisi gangguan.
Hal serupa dilaporkan warga di Kecamatan Kesambi dan wilayah lainnya.
"Halo selamat malam, air di rumah saya tiba-tiba mati. Alamat di Drajat, Kesambi," lapor warga lainnya.