RADARCIREBON.COM – Kebocoran pipa utama PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon kembali terjadi di wilayah Plangon, Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.
Insiden ini menyita perhatian publik karena lokasinya berada di kawasan yang dikenal dilintasi jalur aktif Sesar Baribis.
Peristiwa kebocoran tersebut pertama kali dilaporkan oleh petugas pada Rabu malam, 4 Februari 2026, sekitar pukul 21.55 WIB.
Pipa yang mengalami kerusakan merupakan jalur vital distribusi air bersih dari sumber mata air Cipaniis, Kuningan menuju Kota Cirebon.
BACA JUGA:30 Ribu Pelanggan PDAM Kota Cirebon Terdampak Kebocoran Pipa di Plangon
BACA JUGA:Ini Dia Penampakan Pipa PDAM Cirebon yang Bocor di Plangon, Normalisasi Butuh Waktu 7 Hari
Bukan Insiden Pertama
Direktur Utama PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Sopyan Satari, membenarkan bahwa kebocoran pipa di Plangon bukan kejadian baru.
Ia menyebut insiden serupa pernah terjadi pada tahun 2010, meski titik lokasinya berbeda.
“Dulu pernah bocor juga sekitar tahun 2010, tapi posisinya di tikungan jalan bagian atas,” tutur Opang – sapaan karibnya – saat meninjau lokasi kebocoran, Kamis (5/2/2026).
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Pipa PDAM Kota Cirebon di Plangon Bocor, Air Bersih Terganggu
BACA JUGA:APBD Jabar 2026: Beasiswa SMA dan SMK Swasta Tetap Aman, Ini Penjelasan Gubernur
Kondisi tersebut memunculkan spekulasi di masyarakat mengenai kemungkinan keterkaitan antara kebocoran pipa PDAM dengan aktivitas geologi di kawasan Plangon.
Benarkah Dipengaruhi Sesar Baribis?
Menanggapi isu tersebut, Opang mengaku tidak ingin berspekulasi lebih jauh.