Bukan Pertama Kali Pipa PDAM Bocor di Plangon, Adakah Pengaruh Sesar Baribis, Simak Jawaban Dirut

Kamis 05-02-2026,10:53 WIB
Reporter : Dedi Haryadi
Editor : Tatang Rusmanta

Ia menyatakan tidak memiliki kompetensi untuk memastikan apakah jalur Sesar Baribis berpengaruh langsung terhadap kerusakan pipa.

BACA JUGA:Mini Zoo di Plangon Jadi Sorotan DPRD Cirebon, Lokasinya di Jalur Sesar Baribis

BACA JUGA:Bukan Salah PDAM, Jalan Bergelombang Tanjakan Plangon Terkait dengan Sesar Baribis

Namun secara teknis, ia menduga kebocoran lebih disebabkan oleh tekanan dari atas permukaan jalan.

“Saya tidak paham soal itu (jalur Sesar Baribis). Tapi ini berada di badan jalan, jadi kemungkinan besar ada tekanan dari kendaraan di atasnya,” jelasnya.

Plangon Masuk Jalur Aktif Sesar Baribis

Keberadaan Sesar Baribis di wilayah Cirebon bukan isu belaka. Jalur patahan aktif ini tercatat membentang dari barat ke timur dan melintasi sejumlah wilayah. 

Wilayah Kabupaten Cirebon yang dilintasi jalur patahan aktif ini termasuk Plangon dan kawasan wisata Bukit Gronggong.

Sesar Baribis mulai memasuki Kabupaten Cirebon dari Kecamatan Dukupuntang. Hampir seluruh wilayah kecamatan tersebut dilewati jalur patahan yang hingga kini masih aktif bergerak secara alami.

Dari Dukupuntang, jalur Sesar Baribis bergerak menuju Kecamatan Sumber. Salah satu titik krusialnya adalah tanjakan Plangon. 

Kawasan ini dikenal memiliki kontur jalan bergelombang dan kerap mengalami kerusakan berulang.

Penjelasan BPBD Kabupaten Cirebon

Sekretaris BPBD Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda, menjelaskan bahwa kondisi jalan di tanjakan Plangon sering kali disalahartikan sebagai dampak kebocoran pipa PDAM.

Padahal, menurutnya, faktor utama kerusakan jalan di lokasi tersebut adalah pergerakan aktif Sesar Baribis.

“Permukaan jalan di Plangon itu memang sulit diperbaiki karena selalu bergelombang. Banyak yang mengira karena pipa PDAM, padahal itu jalur patahan aktif yang terus bergerak,” ungkap Syamsul.

Setelah melewati Plangon, jalur Sesar Baribis terus menjalar ke Kecamatan Karangsembung dan Karangwareng, sebelum akhirnya berakhir di wilayah Kecamatan Susukanlebak. 

Kategori :