CIREBON, RADAR CIREBON. COM -Pesantren Al Hikmah Bobos Dukupuntang Cirebon, melalui santrinya, Annida Izzis Prapanchyka, siswa kelas 12 Madrasah Aliyah (MA) Al Hikmah Bobos Dukupuntang Cirebon berhasil meraih medali emas untuk mata pelajaran Sejarah dalam ajang olimpiade Sains nasional belum lama ini.
Raihan pesantren Al Hikmah ini semakin melengkapi deretan prestasi sebelumnya yang telah diraih.
Keberhasilan Annida yang bercita-cita menjadi Jurnalis ini melengkapi prestasi non akademisnya yang juga cemerlang yakni telah menuntaskan hafalan Al Qur’an 30 juz.
Siswi kelahiran Kota Cirebon, 01 Agustus 2008, putri ke-dua dari pasangan Slamet Widodo, MPdI dan Ajeng Wulansari, Amd.Farm ini mempunyai hoby membaca buku. Semboyannya, “ Tandang ke gelanggang, walaupun seorang”, tegas Presiden FASIH Al Hikmah ini.
BACA JUGA:Resmi! Persija Jakarta Rekrut Kiper Cyrus Margono untuk 2,5 Musim
pengagum Sherly Annavita Rahmi ini meninggalkan tempat kelahirannya di Kota Cirebon menuju perbatasan Cirebon – Majalengka, hampir enam tahun yang lalu untuk masuk di Pesantren Tahfidz Qur’an Terpadu (PTQT) Al Hikmah Dukupuntang Cirebon tidak menyangka bisa menghafal Al Qur’an tuntas 30 Juz.
Sesuatu hal yang semula mustahil kemudian menjadi kenyataan. Dirinya berterima kasih sekali kepada orang tuanya yang membantunya dalam doa – doa malam. Begitu juga dengan para pembimbing yang senantiasa tekun membersamai dirinya hingga hasilnya seperti sekarang ini.
Ajeng Wulansari Amd.Farm, selaku orang tua, didampingi Kepala MA Al Hikmah, Meliana, MPd. berharap agar Putri ke-duanya ini bisa menjaga hafalan Al Qur’an 30 juz yang dengan susah payah dilakukan selama ini.
Ajeng berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada segenap pengelola Pesantren Al Hikmah yang telah membentuk Annida Izzis Prapanchyka tumbuh seperti sekarang ini, menjadi ketua umum OSIS , Hafal 30 Juz Al qur’an dan meraih medali emas olimpiade nasional untuk mapel Sejarah.
BACA JUGA:Ranting PGRI Kesambi Dilantik, Diminta Jadi yang Tergiat
Ketua Yayasan Al Hikmah Dukupuntang Cirebon, Nina Nurohmah M.S.I. Al Hafidzah, mengatakan bahwa, PTQT Al Hikmah yang di dalamnya ada jenjang TKIT, SDIT, SMP dan MA adalah salah satu lembaga pendidikan alternatif.
Siswa memang wajib tinggal 24 jam di asrama dan melakukan seluruh aktifitas di dalam. Pesantren Al Hikmah semaksimal mungkin memfasilitasi potensi-potensi diri santri agar berkembang.
Harapanya agar selain hafal dan dekat dengan Al qur’an, juga bagus secara akademisnya, dan hari ini Annida Izzis Prapanchyka telah menunjukkan kelasnya sebagai santri pesantren Al Hikmah Cirebon.
Hafal 30 Juz, menjadi ketua umum OSIS, dan meraih medali emas di event olimpiade sains nasional. (abd)
BACA JUGA:Humanis dan Gratis, Kejari Majalengka Kembalikan Barang Bukti Inkracht Lewat GO-BAR